Dukung Program Inovasi Pupuk Organik, Plt Bupati PPU Resmikan Laboratorium Microbacter Alfaafa MA-11

PENAJAM (NK) – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Hamdam resmikan laboratorium microbacter MA-11 program sosial Bank Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten PPU melalui Dinas Pertanian yang dikembangkan di wilayah Desa Gunung Mulia Kecamatan Babulu.

Saat meresmikan Lab Microbacter MA-11 pengembangan pupuk organik, Hamdam mengucapkan terimakasih atas program sosial pengembangan sektor pertanian ini yang dapat difungsikan dalam memproduksi pupuk organik bagi para petani. Keberadaan Lab ini merupakan solusi terhadap kelangkaan pupuk dan tingginya harga yang sering dialami para petani.

“Adanya Lab microbacter MA-11 tentu sangat membantu para gapoktan di Kabupaten PPU dengan pengembangan pertanian berbasis teknologi dalam peningkatan produksi pertanian, membantu mengurangi biaya produksi, mengatasi kelangkaan pupuk serta mendukung program pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk menekan angka inflasi bahan pangan.” Ucapnya. Senin, (22/08/2022)

Program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi model untuk program-program peningkatan produktivitas pertanian kita di Penajam Paser Utara. Semoga demplot yang kita lakukan ini dan dilaksanakannya panen padi organik bersama gapoktan karya tani mulia binaan Bank Indonesia (BI) semakin membuktikan adanya formula baru yang lebih tepat dalam peningkatan hasil pertanian sehingga kedepan kita bisa mengaplikasikannya secara massal bagi para petani kita.

Terkait ini, Ia menerangkan berdasarkan informasi para petani jika dulu hasil produksi pertanian dengan menggunakan metode yang lama melalui penggunaan pupuk kimia produktivitas gabah petani paling maksimal 4 ton sedangkan sekarang dengan metode ini mampu memperoleh hingga 7 ton dengan biaya produksi yang lebih murah hingga 30 sampai 20 persen penghematannya melalui pupuk organik yang sekarang terus dikembangkan.

“Kepada para PPL khususnya dinas teknis kiranya dapat terus memonitoring, dipantau dan dibina sehingga para petani kita dapat terbantukan dalam pengaplikasian pupuk organik ini dan kiranya bagi para petani yang berada diwilayah lain dapat mencoba inovasi pupuk organik ini yang dikembangkan di wilayah Desa Gunung Mulia Kecamatan Babulu,” Pungkasnya

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan R Bambang Setyo Pambudi mengatakan peresmian Lab Microbacter MA-11 pupuk organik dan panen padi organik Bank Indonesia (BI) Balikpapan bersama Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara serta dinas pertanian dalam rangka mendukung program pertanian guna mendorong ketahanan pangan daerah karena dalam pemenuhan ini kitalah yang harus menyiapkannya didaerah masing-masing.

“Keberadaan inovasi dan kegiatan ini dalam bidang pertanian diharapkan dapat menekan laju inflasi atau kenaikan harga-harga terutama dikebutuhan bahan pangan melalui pengembangan pupuk organik yang telah diaplikasikan oleh gapoktan,” ujarnya

Pengembangan pupuk organik di wilayah Desa Gunung Mulia ini dapat membantu dalam produktivitas kinerja petani baik secara ekonomi dan menghasilkan hasil pertanian yang sehat selain jumlahnya yang meningkat (Humas/Advertorial/NK2)