IKN Jadi Momentum Emas, Irawan Dorong Warga PPU Aktif Terlibat Pembangunan
PENAJAM (NK) – Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara membawa angin perubahan besar bagi Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), wilayah yang berbatasan langsung dengan pusat pemerintahan baru Indonesia. Namun di balik peluang tersebut, Anggota DPRD PPU, Irawan Heru Suryanto, mengingatkan bahwa masyarakat lokal harus lebih dari sekadar penonton.
“Pembangunan IKN bukan hanya proyek infrastruktur, tapi juga peluang transformasi sosial dan ekonomi bagi PPU. Kita tidak boleh hanya menonton. Harus aktif ambil bagian,” kata Irawan Senin (24/3/2025).
Menurut politisi muda ini, keterlibatan aktif masyarakat lokal menjadi kunci agar pembangunan berjalan inklusif dan tidak meninggalkan warga asli di belakang.
“Ini adalah momen krusial. Keterlibatan masyarakat bisa dalam bentuk kontribusi tenaga kerja, pengembangan UMKM, hingga keterlibatan dalam proses perencanaan. Jangan sampai masyarakat kita hanya jadi penonton di rumah sendiri,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan komunitas masyarakat sipil dalam menciptakan pembangunan yang tidak hanya cepat, tapi juga berkelanjutan.
Selain aspek ekonomi, Irawan menggarisbawahi bahwa pembangunan yang baik adalah yang mampu menjaga kelestarian lingkungan dan merawat identitas budaya lokal.
“Kita harus menjaga keseimbangan. Jangan sampai demi pembangunan, kita mengorbankan lingkungan atau mengikis nilai-nilai lokal yang selama ini jadi kekuatan kita,” jelasnya.
DPRD PPU, kata Irawan, berkomitmen untuk terus mengawal proses ini. Salah satunya dengan mendorong pemerintah daerah agar membuka ruang partisipasi yang lebih luas melalui konsultasi publik secara berkala.
“Kita akan dorong agar suara masyarakat PPU benar-benar masuk dalam setiap tahap pengambilan keputusan, termasuk dalam kebijakan dan program strategis daerah yang bersinggungan langsung dengan IKN,” katanya.
Sebagai penutup, Irawan berharap agar semua pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat, bisa bersatu dalam semangat membangun PPU sebagai mitra strategis IKN.
“Kolaborasi dan keberanian untuk terlibat aktif akan menjadi penentu masa depan kita. Mari jadikan pembangunan IKN sebagai lompatan kemajuan, bukan sekadar lalu lintas investasi yang tidak menyentuh warga,” pungkasnya. (ADV/NK)
