Jatanras Polres PPU Amankan Residivis Curat

Lakukan Pencurian di  PPU dan Tanah Grogot

PENAJAM (NK) – Jatanras Polres Penajam Paser Utara (PPU) berhasil mengamankan residivis pencurian berinisial Em (20) warga BTN KM. 1 Jalan Provinsi Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) karena kembali melakukan pencurian dengan pemberatan (curat)  di tiga tempat di wilayah PPU dan Kabupaten Paser.

Selain Em Polisi juga mengamankan satu orang rekannya berinsial Su namun kini ditahan di Polres Balikpapan atas perkara lain. Demikian disampaikan Kapolres PPU, AKBP M. Dharma Nugraha dalam keterangan persnya, Rabu (4/12/2019) kepada awak media.

Dibeberkannya, dari proses penyidikan terungkap hari Minggu (24/11/2019) sekira pukul 15.00 wita pelaku Em bersama Su, mengakui melakukan pencurian sepeda motor Yamaha mio soul di Tanah Grogot Kabupaten Paser selanjutnya sekira pukul 16.00 wita membawa sepeda motor tersebut menuju Kota Balikpapan akan tetapi setiba di tengah jalan di daerah Lawe – Lawe motor yang dikendarainya mengalami bocor ban.

Kemudian, lanjutnya, sekira pukul 17.00 Wita tersangka Su mengajak pelaku Em untuk mencari target karena sepeda motor hasil curian di Tanah Grogot bannya sudah bocor. Lalu  keduanya berkeliling di sekitar pasar Petung dan  daerah  RT 007, Kelurahan Lawe-Lawe dan menemukan rumah yang pada saat itu dalam keadaaan tidak berpenghuni.

“Aksi pencurian pertama dilakukan kedua tersangka pada Senin (25/11/2019) sekira pukul 20.00 Wita. dengan dua lokasi yakni di sebuah toko dekat pasar Petung dan keduanya berhasil mengambil uang sebesar Rp475 ribu,”katanya.

Setelah itu, ungkapnya, pencurian dilakukan pada Selasa (26/11/2019) sekira pukul 08.00 wita, kedua tersangka pergi ke rumah yang didapati mereka kosong untuk melakukan aksi pencurian dengan cara Su menurunkan Em dari motor tidak jauh dari lokasi rumah targetnya dan berhasil melakukan aksinya.

“Tersangka Em ketika itu berhasil mencuri sepeda motor honda beat warna merah dan membawa satu buah koper warna merah muda. Em lalu mendatangi Su yang ketika itu menunggu di sebuah warung untuk berjaga-jaga,”tutur Kapolres.

dibeberkannya, ketika itu Su pura – pura membeli rokok di warung dekat rumah yang menjadi sasarannya. Ketika Em datang membawa motor dan tas warna merah, kemudian keduanya pergi menggunakan motor honda beat curiannya sedangkan motor curian pertama ditinggalkan begitu saja di dekat warung itu.

“Pelaku Em dan Su membawa hasil curiannya berupa sepeda motor Honda Beat menuju balikpapan dan hasil curian kedua tersangka digunakan untuk membeli narkoba. Kami juga melakukan tes urine dan keduanya positif menggunakan narkoab jenis sabu – sabu,”katanya.

Tersangka telah masuk daftar residivis sebanyak tiga kali dengan kasus sama dan kini kembali tertangkap, sehigga kejahatan yang dilakukan sudah empat kali.

“Tersangka  Em terpaksa kami lumpuhkan kedua kaki karena berupaya melarikan diri saat petugas melakukan penangkapan terhadapnya di pelabuhan Ferry Penajam Senin (2/12/2019) sekitar pukul 20.30 wita,”pungkasnya.

Ditegaskan, terhadap tersangka, pihaknya mengenai pasal 363 Ke 4 dan 5 KUHP dengan hukuman ancama pidana diatas lima tahun.

Ia menerangkan, kasus ini terungkap ketika pihaknya menerima laporan dari seorang warga bernama Pedie Dawid (56) warga Penajam, dan mengaku kalau rumahnya di Lawe – Lawe dimasuki maling. Laporan masuk pada Rabu (27/11/2019) sekira pukul 11.00 Wita.

Warga tadi mengakui kalau sepeda motor Beat warna merah Nopol KT 2026 VF serta satu koper warna merah dan uang tunai sebesar Rp400 ribu sudah hilang, sehingga korban mengalami kerugian sebesar Rp9 juta.(nav/nk)