Kecamatan Penajam Juara Umum MTQ Tingkat Kabupaten

Resmi Ditutup Oleh Plt. Sekda di Masjid Agung Al- Ikhlas PPU

PENAJAM (NK) – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XIV Tahun 2021 tingkat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi ditutup oleh Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten PPU, DR. Muliadi, Rabu, (24/2/2021) di Masid Agung Al-Ikhlas, Nipah-nipah. Dalam ajang tahunan ini, Kecamatan penajam berhasil menjadi juara umum dengan perolehan juara terbanyak.

Membacakan sambutan tertulis Bupati PPU, Muliadi mengatakan bahwa MTQ merupakan sarana untuk menumbuhkan semangat membaca dan  mempelajari Al-Qur’an agar benar-benar  dijadikan pedoman hidup dalam menghadapi derasnya pengaruh globalisasi dewasa ini bagi umat islam. Terutama bagi anak- anak dan generasi muda. Karena generasi
muda merupakan generasi penerus bangsa.

“Orang tua harus mampu memberikan pendidikan yang baik kepada anak anak terutama pendidikan budi pekerti dan akhlak serta pendidikan agama, sehingga mereka tumbuh dan berkembang sebagai generasi yang tangguh dan teguh imannya,” kata Muliadi.

Perjuangan ke arah itu kata Muliadi cukup berat, mengingat setiap saat anak-anak dan generasi muda bahkan semua telah banyak dipengaruhi oleh kemajuan teknologi terutama gadget yang sudah mengambil alih banyak waktu dan perhatian mereka.

“Inilah tantangan kita sekarang untuk mengarahkan generasi muda agar memupuk kebiasaan gemar membaca dan belajar AL – Qur’an sehingga nilai-nilai moral dan budi pekerti yang diajarkan Al-Qur’an dapat terwujud dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Sesuai dengan tema MTQ tahun ini, Muliadi juga mengajak untuk menumbuhkan benih-benih generasi Qur’ani, yaitu generasi muda Kabupaten PPU yang Maju, Modern dan Religius. Memiliki sikap toleransi untuk menjaga harmonisasi dalam bingkai ke Bhinekaan dan selalu menjadi pelopor terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI. “Inilah bentuk reformasi mental agar generasi muda,” ujar dia.

Kepada para pemenang Muliadi juga menyampaikan ucapan selamat. Diharapkan prestasi dan kemampuan terbaik yang dimiliki tetap bisa dijaga dan dipertahankan, karena kedepan akan menjadi perwakilan Kabupaten PPU pada MTQ ke-42 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur.

Sementara bagi anggota kafilah yang belum berhasil menunjukkan prestasi terbaiknya kata mantan Dosen Unmul ini agar jangan berkecil hati karena masih banyak kesempatan dilain waktu. Terpenting jadikan moment ini sebagai cambuk pemicu semangat untuk terus berlatih dan berlatih demi meraih prestasi terbaik dimasa mendatang.

“Sekali lagi selamat kepada para pemenang dalam MTQ kali ini. Namun sekali lagi ingat, perjuangan saudara belum selesai karena masih harus bertanding ketingkat yang lebih tinggi,” pinta dia. (*/nk)