ADVERTORIAL - PARLEMENTARIABorneoDPRD KALTIMHEADLINEKaltim

Kekurangan Psikiater dan Psikolog di Kaltim, Anggota DPRD Minta Pemerintah Hire Tenaga Khusus

Samarinda (NK) – Masalah kesehatan jiwa di Kalimantan Timur (Kaltim) masih menjadi perhatian serius. Pasalnya, jumlah psikiater dan psikolog di setiap kabupaten kota di provinsi ini belum mencukupi. Hal ini diungkapkan oleh Anggota DPRD Kaltim, Salehuddin, dalam sebuah wawancara pada Rabu (26/10/2023).

Salehuddin mengatakan, pemerintah perlu mengambil langkah cepat untuk menghire tenaga kesehatan khusus yang berkompeten di bidang kesehatan jiwa. Menurutnya, tidak bisa hanya mengandalkan rumah sakit jiwa seperti RSJ Atma Husada yang sudah berada di tahap kuratif.

“Kalau sudah masuk RSJ, itu artinya sudah parah. Harusnya, kalau kategori ringan, rumah sakit kabupaten kota bisa menangani. Jangan sampai ada yang terlantar atau tidak terdeteksi,” ujarnya.

Salehuddin menilai, pelayanan kesehatan jiwa yang bersifat kuratif di Kaltim sudah cukup bagus, meskipun prevalensi gangguan jiwa di daerah ini cukup tinggi. Namun, ia menekankan pentingnya upaya preventif untuk mencegah terjadinya gangguan jiwa yang lebih berat.

“Saya pikir, proses kuratif tetap kita tingkatkan. Tapi, yang lebih utama adalah bagaimana proses preventif bisa kita jalankan. Karena, setiap orang berpotensi mengalami gangguan jiwa, terutama di masa pandemi seperti sekarang ini,” tutupnya.(Adv/NK)