Kick Off Meeting Program Pemberdayaan BUMDes se-Kabupaten Penajam Paser Utara

PENAJAM (NK) – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali mengadakan program pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), bekerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Badan Aksesesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) PPU dan Telkom Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan di aula lantai I kantor Bupati PPU, Rabu (25/05/2022).

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten PPU, Ahmad Usman resmi membuka kegiatan tersebut mewakili Plt. Bupati PPU. Tampak hadir juga Kepala DPMD PPU, Saidin, Kepala Diskominfo PPU Budi Santoso, perwakilan Telkom Indonesia dan para kepala desa se Kabupaten PPU.
Dalam sambutannya, Ahmad mengatakan Pemerintah mendirikan BUMDes untuk mencapai tujuan pembangunan nasional, dimana desa merupakan agen pemerintah terdepan yang dapat menjangkau kelompok sasaran riil yang hendak disejahterakan, dengan membentuk suatu badan usaha yaitu BUMDes .

“Atas nama pemerintah daerah saya menyambut baik diselenggarakannya kegiatan kick off meeting BUMdes pada hari ini. Kegiatan ini merupakan langkah kreatif dan inovatif dalam upaya membentuk karakter aparatur desa, termasuk Direktur BUMDes berserta jajarannya dalam mengembangkan peran dan tugas BUMDes yang berkualitas di masa depan,” ungkap Ahmad.

Tambahnya, sasaran tujuan akhir dengan hadirnya BUMDes adalah untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat yang ada di desa. Pembentukan BUMDes sebagai lokomotif pembangunan di desa lebih dilatarbelakangi pada prakarsanya pemerintah desa dan peran masyarakat desa dengan berdasarkan pada prinsip partisipatif, kooperatif dan emansipatif dari masyarakat desa.

“Pada kick off meeting BUMDes ini penting untuk dipahami selain kemampuan para aparatur desa dan pengelola atau Direktur BUMDes harus benar – benar bisa mumpuni dalam bidangnya. Agar usaha-usaha yang dijalankan dapat semakin berkembang,” tambah Ahmad.

Selain itu, menurutnya BUMDes berupaya menciptakan usaha menuju kemandirian ekonomi, juga harus bisa menjalin sinergi dengan berbagai pihak seperti halnya pada program kali ini bersama Kemendes PDTT, BAKTI, Diskominfo PPU dan Telkom Indonesia.

” Kemitraan dalam pengembangan usaha lain dapat dikembangkan serta terpublikasi secara luas, sehingga tidak saja menjadi upaya dalam mempromosikan bidang usaha yang dilakukan tetapi menjadi bagian dalam keterbukaan publik terhadap penggunaan anggaran BUMDes,” pungkasnya. (*/Advertorial/NK2)