Pandemik COVID-19, Kenaikan Harga Pupuk Non Subsidi Dikeluhakn Petani Sawit PPU

Polres Serahkan Bantuan Pupuk Untuk Petani

PENAJAM (NK) – Naiknya harga pupuk non subsidi yang dirasakan para petani di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), kerap menjadi keluhan, khususnya petani kelapa sawit. Apalagi itu terjadi di masa pandemik COVID-19, sehingga mereka harus dipaksa bekerja lebih keras agar dapat membeli kebutuhan pupuk itu.

Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten PPU, Ahmad Indradi menjelaskan, naiknya harga pupuk yang dialami sebagian besar oleh para petani kelapa sawit di Kabupaten PPU dinilai kurang tepat di masa Pandemi COVID-19 seperti ini.

Ia berharap, Pemerintah Daerah untuk memberikan solusi kepada para petani terkait kenaikan harga pupuk non subsidi itu.

“Dalam menghadapi pandemi COVID-19 di Kabupaten PPU, sektor Pertanian dan Perkebunan mempunyai peran penting untuk menunjang perekonomian daerah, oleh karena kami butuh perhatian Pemkan PPU,” pintanya ketika dikunjungi anggota Intelkam Polres PPU dan awak media newskaltim.com, Sabtu (31/7/2021) di Penajam.

Sementara itu, Kapolres PPU, AKBP Hendrik Hermawan melalui Kasat Intelkam diwakili Kanit 2 Sat Intelkam Polres PPU, Ipda Hartono, secara sembolis telah menyerahan bantuan pupuk Phonska Plus kepada Ahmad Indradi Indradi selaku Ketua Apkasindo PPU.

“Melalui bantuan ini kami menghimbau kepada Ahmad Indradi selaku Ketua Apkasindo PPU bersinergritas dengan pemerintah dan masyarakat serta anggotanya guna memutus penyebaran COVID-19 dan memelihara situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten PPU,” pungkasnya. (*/nk)