Pasca Pilbup, Bupati Gelar Silaturahmi Dengan Paslon PPU Terpilih

Cabup Terpilih AGM menyampaikan sambutannya saat digelar kegiatan silahturahmi antara Cabup dan Cawabup Terpilih,  Bupati PPU, H Yusran Aspar, DPRD, pejabat Pemkab, Forkopimda PPU dan undangan lainnya yang diprakarsasi Pemkab PPU 

AGM : Kami Akan Sinergi Dengan Tiga Pilar

PENAJAM (NK) – Pasca pelaksanaan rapat rekapitulasi Pemililhan Bupati (Pilbup) dan Wabup Penajam Paser Utara (PPU), Bupati PPU, H Yusran Aspar bersama pejabat Pemkab, Rabu (11/7/2018) menggelar kegiatan silahturahmi dengan Pasangan calon (Paslon) Bupati – Wabup terpilih periode 2018 – 2023, DPRD PPU serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kabupaten.

Dalam sambutannya, bupati yang sekaligus bertindak sebagai pemandu acara  mengatakan, selamat kepada Cabup  dan Cawabup yang terpilih akan menduduki pimpinan pemerintahaan di PPU.

Ia menjelaskan, adapun niat tulus kegiatan ini digelar semata – mata ingin membangun etika pemerintahan yang baik karena menurut pengalamannya sebelumnya peralihan birokrasi antar bupati etika pemerintahan belum berjalan dengan baik.

Selama periode kepemimpinan saya, kabupaten  PPU telah  beberapa  mendapatkan penilaian positif dari lembaga luar daerah antara lain, predikat tata pemerintahan mendapatkan bintang satu, kemudian dalam tata kelolaan keuangan PPU berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK selama dua tahun berturut – turut,”ujarnya.

Ia menginginkan, pelantikan bupati kedepan tidak seperti pengalamannya dulu yakni diwarnai ancaman dan ketakutan, tetapi kali ini  harus meriah, damai dan semua elemen mendukung demi kemajuan PPU.

“Saya juga ingin mengenalkan pejabat Pemkab PPU yang ada sekaligus menginformasikan terkait hal – hal penting yang perlu diinformasikan kepada Cabup  dan Cawabup terpilih,”tukasnya.

Terkait pembangunan daerah, lanjutnya, dirinya berharap, agar pembangunan jalan costal road tetap dilanjutkan dan  lahan belum dibebaskan agar dapat dialokasikan dananya.

Dibeberkannya, selama ini ada beberapa hal isu – isu negative yang dialamatkan ke Pemkab PPU, antara lain masalah pembangunan jembatan tol teluk Balikpapan yang menghubungkan  PPU dan Balikpapan, tetapi sebenarnya tujuan pembangunan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat PPU, meningkatkan sektor Pariwisata, investor listrik akan berinvestasi di PPU, terbangunnya infrastruktur memadai, UKM, Pertanian, Perkebunan akan membaik selain itu akan menjadi kota meeting, bisnis dan modern.

Sementara itu, jelasnya, terkait isu negetif tentang pinjaman Pemkab ke Sarana Multi Infrastruktur (SMI) telah ditepis bahwa komisaris PT.SMI sudah melihat sasaran pembangunan pinjaman yang diberikan sangat tepat sasaran dan menguntungkan daerah.

“Saat saya memimpin PPU tahun 2013 besaran APBD PPU mencapai Rp 2.4 triliun dan saat itu kami giat melaksanakan pembangunan, tetapi berjalannya waktu terjadi penurunan ekonomi nasional khusus dari dana bagi hasil sehingga APBD menjadi Rp 1.4 triliun sehingga satu – satunya jalan terbaik menyelamatkan pembangunan vital seperti Kawasan Industri Buluminung (KIB) Infrastruktur penghubung dan lain lain serta tidak merugikan yang lebih besar, maka mau tidak mau adalah dengan melakukan pinjaman,”katanya.

Menurutnya, pinjaman adalah langkah cerdas dalam hal mensiasati pada saat ekonomi sulit seperti saat ini. Lalu ada isu penghapusan Jamkesda ke BPJS, padahal BPJS itu adalah perintah UU, namun pemerintah mensubsidi warga kurang mampu berobat gratis di RS cukup dengan KTP karena Pemkab PPU mensubsidi RS untuk melayani pelanggan BPJS yang kurang mampu. Selain itu ada beberapa isu negatif lainnya.

Sementara itu, Cabup PPU terpilih, H.Abdul Gafur Mas’ud (AGM), dalam sambutanya mengungkapkan, dari pembicaraan bupati tadi ia bisa menangkap intisari untuk melanjutkan program – program baik dimana akan menghasilkan pembangunan yang dapat membanggakan.

Kami akan sinergi dengan penyatuan tiga pilar yakni eksekutif, legislatif dan masyarakat. Kita yang tinggal di PPU maka kita harus menikmati. Saya juga mendoakan agar Bupati Yusran Aspar diridhoi langkah politik kedepannya yakni menjadi anggota DPR RI. Karena dengan terpilihnya pak Yusran maka rakyat akan menikmati pembangunan di daerah,”tegasnya.

Ia memaklumi, kalau selama ini mungkin banyak yang menghujatnya di media social, tapi dirinnya meyakini  bahwa tak kenal maka tak sayang mari bergandengan tangan untuk membangun PPU maju, modern dan relegius.

Cawabup PPU terpilih, H. Hamdam menambahkan, dari awal dirinya dan AGM menyatakan siap melanjutkan pembangunan yang baik. Dan bagi ASN jangan khawatir pihaknya akan menganut paham jabatan tepat kepada orang yang pantas jangan sekali – kali melakukan pendekatan karena jabatan.

“Saya akui pak Yusran banyak membawa prestasi selama memimpin PPU. Oleh karena itu kami doakan bapak terpilih menjadi anggota DPR RI pada 2019 nanti,”pungkas Hamdam.(nav/nk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.