ADVERTORIAL - PARLEMENTARIA

Pekerja Tambang asal Penajam Sembuh COVID-19 

PENAJAM (NK)  – Pekerja tambang asal PPU yakni Pasien PPU 22 awalnya terkonfirmasi positif COVID-19 kini dinyatakan sembuh, pasalnya, hasil uji sampel swab-nya dinyatakan negatif. Hal ini diungkapkan, Juru Bicara Gugus Tugas (Gugas) Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dr. Arnold Wayong kepada newskaltim.com, Minggu (27/6/2020) di Penajam.

“Pasien ini merupakan warga Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam, berusia 34 merupakan karyawan perusahaan tambang batu bara swasta, setelah menjalani pengobatan di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) beberapa hari terakhir dinyatakan sembuh karena hasil uji swab-nya negatif corona,” tukasnya.

Dibeberkan Arnold, dengan dinyatakan sembuhnya Pasien PPU 22 ini, maka jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 kini menjadi tiga orang dan sedangkan menjalani pengobatan dan perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Butong (RAPB) PPU sebanyak dua orang dan satu pasien lagi di RSPB.

“Kami mendapatkan  mendapat informasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada Jumat kemarin (26/6) kemarin, dimana Pasien PPU 22 dinyatakan sembuh dari hasil uji sampel swab di RSPB pasein tersebut,” tukasnya.

Dibeberkannya, Pasien PPU 22 ini terkonfirmasi positif setelah melakukan uji sampel swab di RSPB yang diambil pada 15 Juni kemarin dan  pada 17 Juni hasil pemeriksaan terkonfirmasi positif serta dinyatakan sebagai kasus COVID-19 Kabupaten PPU, namun kemudian dilakukan uji swab kembali dan jumat kemarin hasilnya negatif.

“Setelah hasil swab dinyatakan positif, ketika itu Pasein PPU 22 langsung di isolasi di RSPB guna menjalani perawatan serta pengobatan untuk kesembuhannya. Pasien berstatus ini orang tanpa gejala (OTG) karena tidak menunjukan gejala baik suhu badan maupun keluhan lainnya. Melakukan swab secara mandiri karena persyaratan dari perusahaannya jadi bukan kiriman dari PPU,” kata Arnold.

Dari hasil tracking riwayat perjalanan terakhir pasien, terang Arnold, pada 6 Juni Pasien PPU 22 dan keluarga, terdiri dari istri dan anak semata wayangnya, pernah melakukan perjalanan ke Pasar Pandansari dan Kampung Baru di Kota Balikpapan. Setelah itu mereka pulang ke rumahnya di Penajam Paser Utara. Pasien tak memiliki riwayat perjalanan lain, hanya ke Balikpapan saja.

“Namun, saat ini pasien telah dinyatakan sembuh dan terbebas dari COVID-19, sementara istri pasien PPU 22 masih menjalani isolasi di RSUD PPU menunggu hasil swabnya, harapannya hasil swab-nya negatif,”sebut Arnold.

“Sembuhnya Pasien PPU 22 ini maka terjadi penambahan kasus pasien terkonfirmasi positif yang sembuh awalnya 19 orang kini menjadi 20 orang dan tiga orang masih positif COVID-19. Lalu jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) total 19 orang, dua diantaranya masih dirawat dan menunggu hasil swab, tiga meninggal dunia tetapi terkonfirmasi negatif dan 14 PDP selesai isolasi,” tutupnya. (nav/nk)

Berita Popular

To Top