Pemkab PPU Bakal Dapat Rp199 Miliar Bangun RSUD Tingkat Lima  

PENAJAM (NK) – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bakal menggelotorkan anggaran sebesar Rp199 milar di tahun 2021 guna membiayai pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Demikian dikatakan Bupat, Abdul Gafur Mas’ud (AGM) disela-sela peletakan batu pertama pembangunan Gedung Unit Hemodialisa , Kamis (8/10/2020), di Penajam.

“Insya Allah tahun depan, semoga ini dimudahkan oleh Allah SWT kita mendapatkan bantuan pembangunan lima lantai  rumah sakit dengan anggaran yang cukup fantastik dari Kementerian Kesehatan,” kata AGM.

Lanjut dikatakan AGM rencana pembangunan gedung lima lantai RSUD-RAPB bantuan Kementerian Kesehatan yang sekitar Rp 199 milliar tersebut patut untuk disyukuri, pasalnya menurut AGM jika dibangun melalui APBD tentu tidak cukup.

“Semoga tahun depan pembangungan gedung lima lantai ini sudah bisa dilaksanakan. Kita selalu mengupayakan ke pemerintah pusat agar pelayanan kesehatan di PPU meningkat. Bukan hanya masyarakat kita di PPU tetapi tetangga kita dari Kabupaten Paser bisa dilayani di RSUD-RAPB,” lanjutnya.

Sementara itu Dirktur RSUD RAPB PPU, dr Jensje Grace Makisurat mengatakan rencana pembangunan gedung lima lantai di RSUD-RAPB saat ini memasuki tahap perencanaan dan anggaran dari Kementerian Kesehatan bakal disalurkan melalui Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten PPU.

“Saat ini Pak Bupati AGM bersama Dewan Pengawas lagi berjuang untuk mendapatkan anggaran tersebut. Saya minta perencanaanya itu bangunan lima lantai walaupun nanti awalnya digunakan empat lantai tetapi harus strukturnya lima lantai,” kata Grace.

Grace menambahkan pembangunan gedung lima fasilitas RSUD-RAPB mengarah ke Tipe B seperti halnya RS Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan dimana menyediakan beberapa pelayanan mencakup pelayanan medik umum, pelayanan gawat darurat, pelayanan medik spesialis dasar, pelayanan spesialis penunjang medik dan pelayanan medik spesialis lain serta pelayanan lainya.

“Dengan terbangunnya gedung lima lantai kita berharap bisa memberikan pelayanan hingga ke Kabupaten Paser. Dari Kutai Barat pun kita akan layani kalau perlu apalagi dokter spesialis kita sudah cukup lengkap yang pasti ada ruangan VIP maupun VVIP,” pungkasnya. (nav)