RSUD PPU Segera Miliki Gedung Unit Hemodialisa
PENAJAM (NK) – RSUD Ratu Aji Putri Botung (RAPB) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), segera miliki Gedung Unit Hemodialisa, setelah secara resmi Bupati, Abdul Gafur Mas’ud, Kamis (8/10/2020) RSUD PPU, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung tersebut.
Selain dihadiri Bupati PPU AGM, juga dihadiri Plh Sekda PPU Ahmad, Kapolres PPU AKBP M. Dharma Nugraha, Dandim 0913/PPU Letkol Inf Darmawan Setyonugroho, Kajari PPU I Ketut Kasna Dedi, Dirut RSUD RAPB PPU, dr Jensje Grace Makisurat, serta para pejabat terkait di lingkup Kabupaten PPU.
AGM mengharapkan, pembangunan Gedung Unit Hemodialisa ini dapat semakin memacu semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama masyarakat penderita kelainan fungsi ginjal yang memerlukan pelayanan cuci darah.
“Dengan adanya pelayanan ini, semoga pelayanan Unit Hemodialisa dapat lebih ditingkatkan dalam hal kuantitas dan kualitasnya, sehingga tidak ada lagi pasien yang harus pergi ke rumah sakit rujukan lainnya, akibat pelayanan unit hemodialisa di rumah sakit ini penuh,” ujarnya.
Selain itu ia meminta, kepada seluruh petugas agar dalam pemanfaatan fasilitas ini, tidak membeda-bedakan pasien antara pasien yang mampu dan yang kurang mampu. Utamakan pelayanan prima kepada semua pasien yang datang.
“Sebagai Rumah Sakit milik pemerintah, saya harap pengelolaan RSUD ini dapat dilakukan dengan profesional dan tidak kalah dari Rumah Sakit Swasta. Jadikan RSUD ini sebagai kebanggaan masyarakat PPU,” harapnya.
menurutnya, kemampuan dan keterampilan para tenaga medis juga perlu terus ditingkatkan, dengan belajar dan terus belajar dan belajar. Selain itu, aspek-aspek lainnya juga harus diperhatikan, seperti kebersihan, kenyamanan, kecepatan dalam bertindak serta keramahtamahan tim medisnya.
“Percuma saja ada Rumah Sakit yang bagus dan dilengkapi dengan fasilitas yang canggih, tetapi tim medisnya tidak mampu memberikan layanan secara cepat dan profesional. Jadi, semua aspek ini harus baik agar RSUD ini menjadi lebih kompetitif,” pungkasnya.(nav)

