Polres PPU Ajak PDC Jaga Kamtibmas dan Tertib berlalu lintas
PENAJAM (NK) – Polres Penajam Paser Utara (PPU) mengajak seluruh pengurus dan anggota Pea Dayo Community (PDC) merupakan perkumpulan truk angkutan di PPU, untuk menjaga komitmen dalam mendukung situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, serta ikut menjaga ketertiban berlalu lintas.
Demikian dikatakan, Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara,S.I.K, M.M., M.Tr. SOU melalui Kasat Intelkam Polres PPU AKP Juwadi, S.H diwakili Kanit II Sat Intelkam Polres PPU, Ipda Muhammad Jayus Prayogo. ketika bersilaturahmi dengan pengurus dan anggota PDC, Senin (7/7/2025) di Penajam
“Kami menghimbau agar seluruh pengurus dan anggota PDC untuk menjaga komitmen dalam mendukung situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif serta ikut menjaga ketertiban berlalu lintas, terutama di tengah dinamika pembangunan yang sangat intensif di wilayah Kabupaten PPU sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN),” ujar Ipda Jayus.
Pada kesempatan itu, mewakili Kapolres dan Kasat Intelkam, Ipda Jayus juga melakukan penyerahan bantuan secara simbolis berupa kipas angin mobil elektrik. Harapannya, bantuan tersebut dapat memotivasi sopir agar dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman.
Ia juga menghimbau kepada Ketua PDC Harlansyah Eka Chandra beserta anggotanya, untuk tetap bersinergitas dengan pihak Kepolisian khususnya Polres PPU dalam memelihara situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten PPU.
Serta mendukung kebijakan pemerintah mewujudkan Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) atau kondisi kendaraan, khususnya truk, yang melebihi batas dimensi fisik dan/atau kapasitas muatan sebagaimana ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan di tengah pembangunan Nasional.
“Hal ini, mengacu Undang-undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) terkait penerapan program Zero ODOL di Indonesia,” urainya.
Menurutnya, sektor logistik merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia yang memiliki peran vital dalam menghubungkan berbagai sektor industri dan mendistribusikan barang serta jasa ke seluruh pelosok Nusantara.
Seiring dengan perkembangan pembangunan Nasional khususnya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara menjadi wilayah strategis yang turut andil dalam mendukung sistem logistik Nasional.
“Kabupaten PPU berperan penting dalam mendukung distribusi logistik pembangunan IKN, pengembangan sektor industri kecil dan menengah (IKM) serta penyediaan kebutuhan pangan regional,” sebutnya.
Ipda Jayus menerangkan, komunitas truk menjadi salah satu faktor penting yang menjaga kelancaran arus distribusi barang terutama di Wilayah yang sulit dijangkau dan salah satu komunitas yang aktif berkontribusi dalam sektor transportasi logistik di Kabupaten PPU adalah PDC.
Komunitas ini tidak hanya menjadi wadah komunikasi dan solidaritas antar sopir, tetapi juga berperan sebagai saluran aspirasi bagi anggotanya dalam merespons kebijakan-kebijakan pemerintah, terkait transportasi dan keselamatan lalu lintas serta turut aktif dalam diskusi dan penyebaran informasi mengenai isu penting seperti ODOL.
Pada kesempatan itu, Ketua PDC, Harlansyah Eka Chandra menuturkan, pihaknya siap mendukung penuh langkah pemerintah tersebut, dan menekankan pentingnya dilakukan pengkajian ulang serta penyesuaian terhadap tarif atau ongkos angkutan guna menyesuaikan dengan kebijakan Zero ODOL jika diterapkan.
“Pengkajian ulang serta penyesuaian terhadap tarif atau ongkos angkutan, harus dilakukan agar penerapan kebijakan Zero ODOL dapat terlaksana dengan baik,” pungkasnya.(nk1)

