ADVERTORIAL - PARLEMENTARIA

Reaktif Corona, 12 Nakes di PPU Jalani Isolasi

dr. Arnold Wayong

PENAJAM (NK) – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Penajam Paser Utara (PPU), dr. Arnold Wayong menyebut ada 12 tenaga kesehatan (nakes) yang reaktif virus corona atau COVID-19 setelah mengikuti rapid test pada 6 Mei lalu.

“Detailnya, 10 petugas medis dari RSUD Ratu Aji Putri Butong serta 2 tenaga medis di Puskesmas Petung,” ujar Arnold kepada newskaltim.com, Kamis (7/5/2020) di Penajam.

Lebih lanjut dia menerangkan, belasan tenaga medis ini sudah dikarantina. Namun demikian lokasi isolasi nakes rumah sakit dan puskesmas ini berbeda. Khusus  RSUD terletak di Wisma PKK PPU. Sementara untuk hanya jalani karantina mandiri di rumah.

Sementara itu, ada pula nakes yang masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) jumlahnya 11 kasus. Terdiri dari tujuh perawat, dua bidan dan satu sopir. Sedangkan di puskesmas keduanya merupakan perawat.

Dia menerangkan, lantaran reaktif dengan COVID-19 maka para nakes ini juga dijadwalkan untuk pengambilan swab pada pekan depan. Hasil swab ini bakal menentukan status dari nakes lain yang masuk kategori pemantauan.

“Tapi 12 nakes itu tidak ada gejala. Bahkan kondisi mereka baik dan stabil, namun tetap diminati untuk melakukan isolasi dan karantina mandiri,” terangnya.

Ia mengimbau, agar warga tak panik sebab status nakes hanya ODP, bukan positif virus corona. Untuk diketahui saat ini posisi kasus ODP PPU ada 187 Kasus. Dari ratusan kasus itu, sebanyak 35 orang jalani pemantauan, sementara 152 kasus telah selesai ditilik. Sementara PDP totalnya ada 26 kasus. Nantinya rapid test bakal menyasar petugas pos pengetatan keluar/masuk di pelabuhan, speed boat, kelotok dan Pelabuhan Ferry Penajam.

“Mari kita berdoa agar para nakes hasil swabnya tidak terkonfirmasi COVID-19,” pungkasnya. (nav/nk)

Berita Popular

To Top