Satu Korban Penimpasan Akhirnya Meninggal Dunia

Korban penimpasan Muhammad Rafe’i akhirnya meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di RSUD PPU, akibat luka yang diderita akhirnya nyawa korban tidak dapat tertolong

Akibat Menderita Parah Pada Kepala dan Leher

PENAJAM (NK) – Muhammad Rafe’i (46) Warga RT. 009 Kelurahan Barabai Timur Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), satu dari dua korban penimpasan dari Orang Tak Dikenal (OTK) akhirnya meninggal dunia, Kamis (07/03/2019) setelah menjalani perawatan di RSUD Ratu Aji Putri Botung, Penajam Paser Utara (PPU)

Sementara rekannya atas nama Sabirin Mukhtar (44) juga menjadi korban penimpasan sudah dipulangkan ke Desa Banua Supanggal Kecamatan Pandawan Kabupaten HST Kalsel. Korban meninggal dunia setelah menderita sambetan parang pada bagian kepalanya dan harus menjalani perawatan medis, namun akhirnya tidak dapat tertolong.

Sementara itu, dari keterangan salah seorang korban Sabirin pada saat kejadian kedua korban sempat cekcok dengan para tersangka ketika mobil truk korban nopol DA 1186 TO warna kuning bersenggolan dengan truk milik salah satu tersangka, namun bisa didamaikan sehingga perjalanan dilanjutkan kearah Banjarmasin.

Tetapi saat berada di jalan Propinsi Km 09 Kelurahan Nipah – Nipah,  Kecamatan  Penajam, saya dan korban dihadang oleh tiga orang tersangka dengan masing – masing membawa parang. Kemudian terjadilah pengeroyokan tersebut dan mengakibatkan saya dan korban luka parah. Ketika itu saya juga melihat ada tiga truk milik tersangka, setelah menimpas kami. mereka melarikan diri ke arah Penajam,”ujarnya.

Sementara itu, Kapolres AKBP Sabil Umar didampingi Kasat Reskrim, Iptu Iswanto mengatakan, pelaku dan korban tak saling kenal, kejadian ini berawal saat korban dan pelaku sama-sama turun dari kapal feri penyeberangan dari arah Karingau menuju Penajam, ketika turun truk milik korban dan tersangka bersenggolan, sehingga para tersangka tidak terima lalu mengejar korban.

Sesampainya di Tempat kejadi di Km 9 tak jauh dari Kantor Bupati, pelaku yang diduga lebih dari satu orang langsung menimpas kedua korban menggunakan parang, kemudian melarikan diri kearah pelabuhan feri menggunakan truk mereka.

“Setelah menerima informasi itu, polisi langsung melakukan pengejaran dan menemukan truk pelaku. Hingga kini kami masih melakukan penyelidikan terhadap para tersangka dan baru satu orang tersangka yang teridentifikasi,”katanya.

Untuk diketahui, ungkapnya, saat ini pihaknya telah berhasil mengamankan satu unit truk nopol KT 8611 KU jenis Canter Super HDX  Mistubihsi, satu bilah parang, satu unit handphone termasuk mengamankan satu unit truk milik korban, semua dijadikan sebagai barang bukti dalam kasus ini.

“Jasad korban telah dibawa ke daerah asalnya untuk dikebumikan, sementara korban Sabirin sudah di rujuk ke RS Barabai Kalsel,”pungkasnya.(nav/nk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.