Taufiq Dorong Tarnsparansi dan Pemanfaatan Dana CSR untuk Masyarakat
PENAJAM (NK) – Anggota Komisi II DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Taufiq Yohansyah mendorong transparansi dalam realisasi tanggung jawab sosial perusahaan (TJSL) dari perusahaan yang ada di PPU. Selain itu, yang lebih penting ialah asas manfaat untuk masyarakat yang ada di sekitar wilayah operasi perusahaan.
TJSL atau yang umumnya dikenal sebagai Corporate Social Responsibility (CSR) itu hingga kini belum ada informasi yang terbuka pada publik. Mengenai besaran CSR yang disalurkan oleh perusahaan-perusahaan di PPU dan untuk apa saja.
Ia menganggap hal ini penting untuk membuka informasi ini pada masyarakat. Agar mereka dapat menilai sejauh mana perusahaan-perusahaan tersebut berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.
“Kita selama ini tidak pernah tahu berapa dana CSR perusahaan-perusahaan yang ada di PPU,” ungkapnya Jumat (23/2/2024).
Langkah konkretnya, Taufiq mengusulkan agar implementasi CSR perusahaan di PPU diumumkan secara terbuka. Pengumuman ini diharapkan mencakup besaran nilai CSR serta program-program yang telah dijalankan dan dampaknya di lapangan.
Pun seharusnya, CSR ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan pada masyarakat. Karena dampak positif dari CSR terhadap kesejahteraan masyarakat di PPU dianggap minim.
“Coba kita lihat di beberapa daerah yang dekat dengan perusahaan, apakah mereka sejahtera, seharusnya sih sejahtera,” ujarnya.
Taufiq menilai bahwa perusahaan di PPU cenderung lebih fokus pada penggalian potensi ekonomis tanpa memperhatikan pemanfaatan oleh masyarakat setempat atau mengidentifikasi kekurangan yang mungkin ada di tengah masyarakat.
“Perusahaan ini coba kerja di sini, terus ambil untuk di sini, tapi kita lihat apa masyarakat itu sudah sejahtera atau masih banyak kekurangan, mari kita buka mata lebar-lebar,” tandasnya.
Lebih lanjut, Taufiq berharap pemerintah dapat mengambil pendekatan terhadap perusahaan untuk mengatasi kekurangan yang terjadi di masyarakat, sehingga kontribusi CSR dapat dirasakan oleh masyarakat dan tidak ada lagi keluhan terkait hal ini.
“Saya sangat berharap CSR itu bisa diterima masyarakat dengan baik, sehingga tidak ada lagi keluhan masyarakat di PPU ini. Apalagi kalau cuma mengandalkan APBD sangat sulit terpenuhi itu,” tutupnya. (ADV)
