HEADLINE

BPBD PPU Keluhkan Kurangnya Alat Operasional Pusdalops PB

Kasubbid Logistik dan Peralatan BPBD PPU, Nurlaila bersama tim Pusdalops PB BPBD PPU saat melakukan aktivitas kerja di Kantor BPBD PPU

PENAJAM(NK) – Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) merupakan wadah pusat informasi kebencanaan yang dimiliki oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan merupakan perangkat wajib yang ada di BPBD PPU. Namun, saat ini BPBD PPU masih belum dapat memaksimalkan kinerja Pusdalops PB tersebut dikarenakan masih kekurangan dalam segi alat operasional.

Kepala Sub Bidang Kedaruratan BPBD PPU, Samudri mengatakan, Pusdalops PB di BPBD PPU saat ini sudah ada, namun masih terkendala dengan kurangnya alat operasional seperti Repeater, Radio HT, dan alat Komputer yang mana tiap Pusdalops PB wajib memiliki alat-alat telekomunikasi yang standar Pusdalops BPBD.

Saat ini Pusdalops PB di BPBD PPU tetap berjalan, tapi hanya memanfaatkan peralatan yang ada saja yang kita maksimalkan,”ungkapnya.

Dijelaskannya, Pusdalops PB di BPBD PPU dibentuk sesuai Peraturan Kepala BNPB Nomor 15 Tahun 2011 Tentang Pedoman Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) sebagai pusat pengendalian operasi kebencanaan serta pusat informasi kebencanaan baik dalam kondisi normal maupun saat membuka posko kebencanaan.

“Kalau kondisi normal, pusdalops PB bertempat di kantor BPBD PPU, tapi ketika dalam kondisi darurat kebencanaan, pusdalops PB dapat berpindah ke lapangan atau lokasi kebencanaan,”terangnya.

Ditambahnya, dirinya berharap kedepan peralatan Pusdalops PB di BPBD PPU dapat dilengkapi, sehingga BPBD PPU dapat bekerja secara maksimal dalam menanggulangi bencana bahkan dapat mengantisipasi potensi bencana yang terjadi di PPU.

“Harapan saya sih alat operasional Pusdalops PB di BPBD PPU bisa dilengkapi agar kita juga dapat kerja dengan maksimal,”pungkasnya.(kanda)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Popular

To Top