ADVERTORIAL - PARLEMENTARIA

Cegah Corona, AGM Apresiasi TNI, Polri dan Seluruh Elemen Masyarakat

Bupati PPU, Abdul Gafur Mas'ud didampingi Dandim 0913/PPU, Letkol inf Mahmud dan Kapolres PPU AKBP M Dharma Nugraha saat mengecek kesiapan peralatan penyemprotan disinfektan

PENAJAM (NK) – Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Mas’ud memberikan apresiasi kepada TNI, Polri  yang telah menggagas penyemprotan Disinfectan guna mecegah penyebaran virus corona (Covid-19) serta seluruh jajaran yang terlibat untuk melawan penyebaran corona di seluruh Kabupten PPU.

Hal ini diungkapkan, bupati saat memimpin apel kesiapan penyemprotan cairan disinfektan secara serentak agar ercipta daerah yang bebas dari Covid-19, dihalaman Kantor Bupati PPU, Selasa (31/3). Ia berharap dengan momen seperti ini dapat meningkatkan rasa kepedulian bersama, dalam upaya memerangi dan menangani virus corona di lingkungan masing-masing.

Ia menambahkan, harap juga diberikan kepada jajaran pemerintah serta aparat keamanan dan yang lainnya untuk tetap tenang tak ikut panik yang berlebihan, karena dalam ketenagan akan dapat bertindak tepat dan rasional, terkait upaya penanggulangan penyakit yang telah ditetapkan sebgai pandemic global oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.

“Langkah konkrit ini diharapkan turut dilakukan oleh komponen masyarakat dalam menjaga lingkungan di Kabupten PPU, mengingat virus ini menjadi permasalahan cukup crusial dan tentunya akan lebih efektif jika penyelesaiannya tidak hanya diupayakan oleh pemerintah saja namun melibatkan seluruh komponrn masyarakat,” tukasnya.

Menurutnya, kegitan penyemprotan ini diharapkan dapat menjangkau tempat sebanyak mungkin, khususnya yang berpotensi menjadi objek penyebaran virus antara lain pelabuhan, objek wisata, hotel maupun tempat lainnya yang merupakan langkah proaktif untuk meningkatkan upaya penanganan penyebaran Covid-19. Kegiatan ini dapat menjadi langkah yang cepat, terukur dan terkendali.

Dalam melaksanakan tugas ini, lanjutnya, tentu harus mematuhi protokol yang telah ditetapkan pemerintah pusat yang  meliputi lima  hal yaitu protokol komunikasi, area pendidikan, area publik dan transportasi khususnya pintu masuk Indonesia dan protokcol kesehatan seluruhya harus bekerja mengacu pada protokol dan SOP yang ditentukan pemerintah pusat.

“Melakukan pembatasan ketika suatu kegiatan melibatkan orang banyak dengan melancarkan kampanye hidup sehat dan bersih, Agar meningkatkan kesadaran mencegah penyebaran Covid-19 dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” jelasnya.

Bupati didampingi Wakil Bupati H Hamdam, Dandim 0913/PPU, Letkol inf Mahmud, Kapolres PPU AKBP M Dharma Nugraha,  secara simbolis melepas petugas penyemprotan dari berbagai instansi seperti BPBD, Damkar, Pemuda Pancasila dan lain-lain diprakarsai Polres PPU.

Pada kesempatan itu, Kapolres PPU AKBP M Dharma Nugraha kepada wartawan mengungkapkan, untuk hari pertama aksi penyemprotan cairan disinfektan  dilakukan dua arah Penajam dan Waru, ini merupakan kegiatan bersama antara TNI dan Polri yang telah diarahkan bupati PPU secara simbolis dilaksanakan serentak di Seluruh Indonesia,

“Kami  berharap dengan kegiatan ini bisa mempersempit penyebaran Corona ini. Kami dengan bapak Dandim 0913/ PPU dan aparat pemerintah lainnya akan terus melaksanakan kegiatan serupa mengantisipasi penyebaran  Corona di daerah ini,” ujar Kapolres.

Demikian pula pengawasan keluar masuk warga ke PPU, tegasnya, sudah dilaksanakan di sejumlah titik seperti pelabuhan,  gerbang masuk  wilayah kabupaten PPU sesuai intruksi bupati PPU dilaksanakan pengetatan terhadap perlintasan keluar masuknya warga.

“Bukan itu saja, selain melaksanakan penyemprotan kami juga melakukakn pengawasan terhadap Orang Dalam Pengawasan (ODP) ini harus dilakukan secara disiplin karena kita ingin sama-sama menjaga,” tukas Kapolres.

Dandim 0913 PPU Letkol inf Mahmud menambahkan, akses keluar masuk wilayah PPU sudah dilakukan pengawasan ketat dan pemeriksaan terhadap seluruh warga dengan mendeteksi menggunakan alat yang telah disediakan, dilaksanakan oleh tim gabungan dari NTI-Polri dan Dinas Kesehatan. (humas8/nav/nk)

Berita Popular

To Top