Dekranasda PPU Harus Tingkatkan Sinergitas Dengan Pengrajin Lokal


Tingkatkan SDM Untuk Keberhasilan Pelaku Usaha Kerajinan

PENAJAM (NK) – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) harus meningkatkan sinergitas dan kretifitas serta pendapatan pengrajin millennial yang berbasis kearipan local. Demikian penegasan Sekda PPU, H Tohar saat memberikan sambutannya pada pembukaan Musyawarah Daerah I Dekranasda Kabupaten PPU, Kamis (02/05/2019).

“Kegiatan Kerajinan ini besar kemungkinan melibatkan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) PPU, itupun harus terukur dengan peningkatan potensi SDM dan SDA yang dimiliki daerah kita, dan harus sinergi dengan beberapa aspek yang ada,” tegas Tohar.

Ia menekankan, dengan diselenggarakannya Musda Dewan Kerajinan Nasional Daerah PPU diharapkan akan meningkatkan kreatifitas SDM nya, menambah pendapatan pengrajinnya dan jangan meninggalkan nuansa bercorak kearifan lokal.

Berkaitan hal tersebut masih terdapat sejumlah kendala untuk pengembangan kreatifitas, antara lain belum ada ketertarikan SDM nya terhadap sumber bahan baku yang tersedia seperti contoh tempurung kelapa, Kayu kayuan dan lain lainnya, sedang beberapa daerah lain sudah lama memanfaatkan sumber bahan baku kerajinan tersebut.

Kreatifitas tidak tumbuh dengan sendirinya, namun harus ada peluang kerja yang tersedia, kesiapan tenaga kerja, menciptakan produk yang laku dijual di pasaran dan pemenuhan aspek kualitas produktifitas,”jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Dekranasda PPU Ibu Satriyani dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam upaya meningkatkan jenis dan kualitas produk kerajinan tidak terlepas dari  peran Dekranasda.

“Maka dari itu saya berharap peran aktif pengurus dan anggota dekranasda agar dapat dijadikan tanggungjawab moril untuk menciptakan pengrajin yang memiliki kreatifitas tinggi sehingga nantinya dapat memberikan sumbangsih dalam pembangunan daerah” harapnya.

Satriyani juga menambahkan bahwa kerjasama dan sinergi antara Dekranasda dengan pihak-pihak terkait dalam merencanakan program-program strategis baik jangka panjang maupun jangka pendek dalam mengembangkan kualitas dan kuantitas serta daya saing produk kerajinan di PPU juga sangat diperlukan. Rencana kerja yang baik serta pelaksanaan program secara konsisten dan terintegrasi akan memberikan dampak postif bagi industri kerajinan di Kab. PPU “sealin itu dukungan pihak swasta dan perbankan sangat dibutuhkan untuk menciptakan pengrajin-pengrajin yang mampu bersaing dengan pasar global” pungkasnya. agar dapat bersaing.(humas8/kominfo/nk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.