HEADLINE

Di PPU, 615 ASN Dilantik, 4 Demosi, 8 OPD Masih Belum Ada Pimpinan

Bupati PPU Yusran Aspar dan Sekretaris Daerah PPU Tohar saat melakukan penandatanganan pakta integritas dalam acara pelantikan serentak di Gedung Graha Pemuda PPU

PENAJAM(NK)- Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas dilingkungan pemkab PPU. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 615 ASN struktural eselon II, III dan IV dilantik langsung oleh Bupati PPU Yusran Aspar. Kamis, (29/12/2016).

Bupati PPU, Yusran Aspar mengatakan, kegiatan pelantikan tersebut merupakan kegiatan pelantikan pertama di PPU secara massal sesuai amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sehingga pelantikan dilaksanakan secara serentak guna mengisi seluruh OPD yang telah disesuaikan dengan peraturan tersebut.

“Pelantikan kali ini cukup luar biasa. Kita lakukan pelantikan ini karena dalam PP itu sebelum 2016 berakhir, OPD harus sudah terisi. Sehingga tahun 2017 nanti OPD yang telah dibentuk dapat berjalan,”ujarnya saat diwawancara media usai pelantikan.

Yusran menjelaskan, ada empat pejabat di eselon II yang mengalami penurunan jabatan (Demosi) ke eselon III dikarenakan yang bersangkutan dinyatakan belum memenuhi syarat untuk menduduki jabatan tinggi pratama setelah mengikuti dua kali assessment.  itu merupakan perintah Undang-Undang. Ditambahkan Yusran, empat pejabat tersebut akan dikembalikan jabatannya kesemula setelah dua tahun menjabat baru berhak mengikuti assessment kembali sebagaimana perintah UU, tetapi tidak terikat dua tahun sebab jika melihat kebutuhan kedepan maka dilakukan lagi assessment.

Kita hanya menjalankan perintah UU, setelah melalui assessment bahkan hingga dua kali dilakukan guna melihat kelayakan empat pejabat tersebut, namun ternyata hasilnya mereka belum memenuhi syarat untuk menduduki jabatan tinggi pratama, sehingga jabatannya diturunkan,”jelasnya.

Pelantikan dilaksanakan di gedung Graha Pemuda Kilometer 9 Kelurahan Nipah-Nipah dan dihadiri Wakil Bupati PPU Mustqim MZ, unsur pimpinan dan anggota DPRD PPU, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan para peserta pelantikan.

Ditambahkan Yusran, sebanyak delapan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang belum memiliki pimpinan dalam mutasi kali ini, diantaranya, jabatan  Asisten I setkab PPU, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB, Kepala Dinas ketahanan pangan, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan, Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Kepenyalamatan, Sekwan DPRD, Kepala Satpol PP serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip.

“Jabatan yang kosong itu nantinya akan dilakukan lelang jabatan bagi ASN yang telah mengikuti assessment. Sementara OPD yang hingga kini masih belum memiliki kantor nanti kita pikiran, bisa dengan cara sewa, kontrak atau pinjam pakai,”pungkasnya.

Dirinya berharap, para pejabat tersebut menunjukan kinerjanya dengan baik serta memiliki kompetensi dalam jabatanya itu usai dilantik dan resmi dengan jabatan yang dberikan, dirinya memastikan, kedepan akan dilakukan evaluasi terhadap kinerja pejabat yang dilantik tersebut karena itu keharusan.

Berdasarkan Data yang dihimpun Newskaltim.com,  empat pejabat yang terkena demosi tersebut, Ali Rahman jabatan lama asisten I Setkab PPU jabatan baru Kabag Pembangunan Setkab PPU, lalu  Abbas Chalid yang dulu menjabat sebagai Kadishutbun PPU jabatan sekarang  Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, kemudian Adriani Amsyar sebelumnya sebagai kepala BP2TPM sekarang sebagai Sekretaris Dinas Sosial, dan  mantan Sekwan DPRD PPU, Pahlawan Syahrani didemosi sebagai Sekretaris Dinas Koperasi, UKM dan Perindag. ke  615 ASN yang dilantik oleh bupati tersebut  terdiri dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) sejumlah 26 orang, Administrator sebanyak  137 orang dan pengawas berjumlah 451 orang ASN.(kanda/red)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Popular

To Top