HEADLINE

DPR RI: Ada Upaya Adu Domba dalam Bom Samarinda

JAKARTA, NEWSKALTIM.COM – Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid yang membidangi masalah keagamaan menduga ada pihak-pihak yang sengaja memecah kerukunan antar-umat beragama di Indonesia.

Sodik menganalisa, aksi bom molotov di Samarinda, Kalimantan Timur, bagian dari skenario memecah belah kerukunan.

“Upaya mengadu domba dan memecah belah umat bergama,” ujar Sodik saat dihubungi, Senin, 14/11/2016.

Politikus Gerindra itu meminta aparat keamanan dan pemerintah agar lebih waspada. Ia juga meminta pemerintah dan aparat harus lebih giat membina kerukunan antar-umat beragama.

Pendekatan keamanan, ujarnya, dengan kegiatan intelijen untuk pencegahan. “Pendekatan pembinaan Alquran dengan terus dibina agar timbul kesadaran kerukunan,” ingatnya.

Sebelumnya, bom molotov meledak di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Lo Janan Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur.

Pelakunya adalah Juanda alias Jo, warga Bogor. Hasil aksinya itu mengakibatkan empat motor hangus, empat balita mengalami luka-luka. Dari empat korban, satu balita meregang nyawa, dini hari tadi. (aris/jpn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.