DPRD PPU Dorong Akselerasi Proyek Pembangunan, Manfaatkan Kedekatan dengan IKN
PENAJAM (NK) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Raup Muin, menekankan pentingnya peran aktif seluruh anggota legislatif dalam mengawal penyelesaian berbagai agenda pembangunan yang hingga kini belum tuntas dari periode sebelumnya.
Dalam pernyataannya baru-baru ini, Raup menyebut bahwa masih banyak program prioritas yang belum terealisasi secara optimal dan memerlukan perhatian serius dari jajaran DPRD saat ini.
“Banyak pekerjaan penting yang belum selesai. Ini tanggung jawab kita bersama untuk memastikan bahwa apa yang belum tuntas bisa segera ditindaklanjuti,” ujar Raup, Rabu (26/3/2025).
Politisi Partai Gerindra tersebut menegaskan bahwa penyelesaian program-program tertunda bukan hanya menjadi beban moral, tetapi juga bagian dari komitmen politik untuk menciptakan kesinambungan pembangunan di daerah.
Salah satu fokus utama yang disorot adalah pembangunan infrastruktur, khususnya di sektor irigasi. Menurut Raup, perbaikan dan pembangunan sistem irigasi akan berdampak besar pada peningkatan produktivitas pertanian, yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat PPU.
“Infrastruktur irigasi itu fundamental. Jika kita bisa membangunnya dengan baik, maka para petani akan lebih produktif dan pendapatan mereka pun meningkat,” katanya.
Raup juga menyinggung potensi besar yang dimiliki Kabupaten PPU karena letaknya yang strategis dan berbatasan langsung dengan wilayah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
“Kita punya posisi yang sangat strategis. Kedekatan dengan IKN harus menjadi daya ungkit untuk mempercepat pembangunan di wilayah kita sendiri,” ujarnya menambahkan.
Menurutnya, ini adalah momentum berharga untuk mengintegrasikan pembangunan daerah dengan visi pembangunan nasional yang lebih luas, agar PPU tidak hanya menjadi penyangga IKN, tetapi juga pusat pertumbuhan baru yang mandiri.
Tak lupa, Raup mengapresiasi sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif daerah selama ini. Ia menyebut kolaborasi lintas sektor menjadi kunci suksesnya implementasi kebijakan dan program pembangunan.
“Kolaborasi antara DPRD dan eksekutif selama ini sudah baik. Tapi tentu saja, tantangan ke depan akan lebih besar dan kerja sama itu harus makin solid,” pungkasnya. (ADV/NK)
