ADVERTORIAL - PARLEMENTARIA

DPRD Setujui Tambahan Penghasilan Perawat

RDP Komisi II bersama perawat dan bidan

 

PENAJAM (NK) – Komisi II DPRD Penajam Paser Utara menggulirkan rapat dengar pendapat (RDP) dengan sejumlah perawat dan bidan. Mereka tergabung dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), serta Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di lingkungan Dinas Kesehatan PPU.

Agenda yang berlangsung di ruang pertemuan Sekretariat DPRD tersebut, mereka mengeluhkan rendahnya nilai  penghasilan yang diterima. “Perawat dan bidan yang masih berstatus tenaga harian lepas (THL) di rumah sakit atau di puskesmas sangat membantu. Namun itu tidak ditunjang dengan perbaikan penghasilan,” keluh Ketua PPNI Mu’alimin.

Dia memaparkan, besaran gaji terendah yang diterima saat ini yakni Rp 1,5 juta dan tertinggi Rp 1,7 juta. Nilai tersebut pun diklaim jauh di bawah upah minimum kabupaten (UMK). “Berkaitan dengan Covid-19, kami meminta DPRD agar ada perbaikan terhadap gaji yang diberikan,” harap Mu’alimin didampingi Kepala Dinas Kesehatan PPU dr Arnold Wayong.

Di sisi lain, Ketua Komisi II DPRD PPU Wakidi menegaskan pihaknya menyetujui agar ada peningkatan kesehjahteraan pegawai THL di lingkungan Dinkes dan RSUD Ratu Aji Putri Botung berdasarkan jenjang pendidikan, masa kerja serta profesi.

“Pada dasarnya kami sepakat terkait tambahan penghasilan ini. Secara teknis akan dibuatkan telaahan staf-nya oleh Dinkes dan RSUD untuk diusulkan kepada Kepala Daerah untuk anggaran Tahun 2021,” urai Wakidi. (rif/nk)

Berita Popular

To Top