Dua Pesan Penting Presiden Joko Widodo Kepada Daerah

PENAJAM (NK) – Presiden Joko Widodo dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Istana Negara telah menyampaikan dua pesan penting kepada seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota di Indonesia.

Pesan penting orang nomor satu di negara Indonesia itu adalah masing-masing terkait kewaspadaan terhadap covid 19 dan pertumbuhan ekonomi di daerah, Rabu, (28/4) siang.

Melalui Zoom Meeting Kegiatan ini diikuti oleh Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten PPU Muliadi dan sejumlah pimpinan Forkopinda di lingkungan Pemkab PPU.

“ Sekecil apapun kasus aktif covid 19 yang ada di Provinsi dan Kabupaten/Kota jangan sampai hilang kewaspadaan kita. Ikuti angka-angkanya, ikuti perubahannya begitu naik sedikit segerakan ditekan kembali agar angkanya terus menurun, “ kata Jokowi.

Presiden juga menekankan agar seluruh warga Indonesia pada tahun ini untuk tidak melakukan mudik lebaran.

” Jika mengingat tahun lalu ketika libur panjang ada kenaikkan siknifikan yang terjadi pada libur panjang sangat melompat diantaranya ketika idul fitri tahun lalu kenaikannya sampai 93 persen, libur agustus naik sampai 119 persen dan libur tahun baru naik sampai 78 persen. Oleh sebap itu hati-hati, sekli lagi hati-hati, saya lihat beberapa daerah mulai ada kenaikkan, ” tegas Jokowi.

Dia menekankan penyebaran covid19 yang ada di Indonesia jangan sampai seperti yang terjadi di India belakangan ini. Ketika pemerintah telah menyatakan penurunan angka penyebaran covid 19 di negara mereka, warga negara itu juatru lalai dan tidak menjalankan protokol kesehatan yang dilakukan selama ini.

Sementara terkait pertumbuhan ekonomi daerah Jokowi berpesan kepada seluruh daerah di Indoneia agar aktif dan secepat mungkin dapat membelanjakan APBD yang ada, karena itu dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi.

Jokowi juga berpesan kepada daerah agar tidak mempersulit perizinan yang ada karena itu dapat memperlambat bagi masuknya infestasi yang ada di daerah.(Advertorial/NK2)