Dukung Pemindahan IKN, Aliansi Wanita Di Kalimantan Harapkan Putra Putri Daerah Jangan Jadi Penonton Saja

Newskaltim, Samarinda – Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Republik Indonesia yang diresmikan pada 18 Januari 2022 bulan lalu, masih menjadi perbincangan serta dukungan masyarakat Indonesia, termasuk anggota Aliansi Wanita di Kalimantan Timur.

Selaku Ketua organisasi Wanita Bubuhan Banjar, Marryatul Adawiyah mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung pemindahan IKN tersebut dengan membentuk Aliansi Ikatan Wanita Nusantara.

” Ya kami mendukung dan senang sekali, artinya kita bangga karena telah terpilih, khusus untuk organisasi wanita kami pribadi siap dan sudah membentuk Aliansi Wanita Ikatan Nusantara, jadi seluruh Ketua Aliansi wanita yang ada di Kalimantan Timur ini akan kami ambil untuk di rekrut, dan kami mendukung penuh adanya Ibu kota Nusantara.” ucapnya.

Kemudian, untuk mempersiapkan pemindahan Ibu Kota dari Jakarta menuju Kalimantan Timur, pihaknya telah menjalankan berbagai program, diantaranya mencari sejuta tukang baja ringan dan sejuta tukang batu serta membentun Dewan Pertukangan Nasional.

Tujuan dari adanya program tersebut adalah sebagai upaya mempersiapkan keterlibatan putra putri daerah guna mengisi pembangunan untuk Ibu Kota Nusantara.

” Dan kami pun sangat siap untuk menjaga kondusifitas wilayah, bahkan saat ini saya sedang menjalani program mencari sejuta tukang baja ringan dan sejuta tukang batu, untuk pemenuhan IKN, kita berharap Putra Putri Daerah bisa terlibat dalam pembangunan IKN, selain itu kami juga sudah membentuk adapula Dewan Pertukangan Nasional, dan saya sendiri bendahara umumnya dan ketuanya pak Sapta,” jelasnya.

Kemudian, wanita yang akrab disapa Maryy Baja ini mengharapkan agar tokoh penting di Kalimantan Timur dapat mengisi posisi di struktural Pemerintahan Otorita Ibu Kota Nusantara.

“Dan harapan saya okelah ketua otorita bukan seperti harapan kita, melainkan setidaknya kita ingin yang dibawahnya bakal di isi oleh orang-orang kita. harapannya sih tokoh-tokoh penting Kalimantan Timur dapat mengisi posisi tersebut, ” imbuhnya.

Selaras dengan Marry, Ketua Ikatan Perempuan Jawa Wilayah Kalimantan Timur Eny Sutarman juga mendukung penuh keterlibatan tersebut.

Dengan bergerak di Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dirinya menginginkan agar seluruh elemen masyarakat khususnya putra dan putri daerah mampu bersaing dan tidak hanya menjadi penonton saja.

” Terkait pemindahan Ibu Kota Negara, sangat bagus sekali, berarti semuanya tidak terlalu terpusat di Jawa, artinya ada pemerataan dan perhatian pemerintah pusat kepada daerah-daerah apalagi daerah kalimantan ini sebenarnya sangatlah potensial, mungkin terlambat kalau sekarang, artinya kenapa tidak dari dulu, mudah-mudahan kita semua siap untuk menerima IKN ini, artinya jangan sampai kita tertinggal dari pembangunan itu sendiri, jangan sampai kita jadi penonton saja,” pungkasnya. (Sk/Er/NK).