Hari Pahlawan, Momentum Pemuda untuk Belajar dari Para Pejuang Kemerdekaan
Samarinda (NK) – Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November menjadi waktu yang tepat untuk menghargai pengorbanan para pejuang kemerdekaan. Hal ini disampaikan oleh Akhmed Reza Fachlevi, anggota Komisi IV DPRD Kaltim, dalam keterangan persnya.
Reza mengatakan bahwa para pahlawan telah berkorban dengan jiwa raga mereka untuk membebaskan Indonesia dari penjajahan dan menegakkan kedaulatan negara. Mereka adalah contoh bagi generasi muda dalam hal keberanian, ketabahan, dan pengorbanan.
“Generasi muda harus mengambil inspirasi dari semangat kepahlawanan para pahlawan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Generasi muda harus berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa dan negara, menjadi harapan masa depan,” ujarnya.
Reza meminta generasi muda untuk belajar dari pahlawan-pahlawan yang berjuang untuk kemerdekaan RI dan berusaha menjadi pahlawan bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan negara. “Generasi muda harus berani menghadapi tantangan dan berani berubah untuk menjadi lebih baik,” tuturnya.
Politisi Partai Gerindra itu juga mengajak masyarakat untuk merayakan Hari Pahlawan dengan cara yang bermakna dan senantiasa memberikan manfaat bagi orang sekitar. Menurutnya, peringatan Hari Pahlawan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah ini, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan tenaga kerja.
Komisi IV DPRD Kaltim, yang membidangi kesejahteraan rakyat, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk mengawal dan mengawasi program-program yang berkaitan dengan peningkatan kualitas SDM. Reza menegaskan bahwa peringatan Hari Pahlawan harus menjadi dorongan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, menjaga keberagaman, dan mempromosikan semangat gotong royong dan kekeluargaan.
“Generasi muda harus menjaga kerukunan dan keharmonisan antar sesama, serta mengedepankan semangat gotong royong dan kekeluargaan. Kita harus menjadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan sebagai kelemahan. Kita harus bersatu demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” tutup Reza. (Adv/NK)
