BorneoHEADLINEKaltimPPU

Masyarakat Desa Bumi Harapan Berharap Lahan Mereka Dibebaskan Dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan

Newskaltim, PENAJAM – Ibu Kota Nusantara (IKN) menuai kritik dari masyarakat, terutama sekitar lahan yang terdampak pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Menanggapi hal tersebut, salah satu masyarakat Desa Bumi Harapan Sunaryo, menerangkan bahwa pemasangan patok dan papan pengumuman yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dilahan mereka tidak mempermasalahkan hal tersebut, dengan syarat diadakannya sosialisasi terhadap warga. (15/3/2022).

“Namun apapun itu karena tanah yang dipasangin patok dan papan pengumuman merupakan hak milik bersertifikat jika ada pemasangan harus ada sosialisasi kepada masyarakat minimal 1 minggu sebelumnya agar masyarakat mengetahui tujuan dan kepentingannya untuk apa,” Ucapnya.

Dengan begitu, Sunaryo mengungkapkan kekecewaannya yang tidak sependapat jika lahan yang dimiliki warga harus dipatok tanpa adanya sosialisasi.

” Saya kecewa dan tidak sependapat karena tidak disosialisasikan langsung di patok dan di pasang papan pengumuman, silahkan saja lahan kami dipatok asalkan ada hitung-hitungannya sesuai dengan yang sekarang yaitu ganti untung”, Ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Rt 10 Desa Bumi Harapan Siti Juharyati saat menyebutkan jumlah warga Rt 10 yang terkena dampak Kawasan Inti Pusat Pemerintahan berjumlah 41 rumah dan belum terhitung lahannya, rata-rata lahan warga yang terdampak KIPP merupakan tanah warga di pinggir jalan poros.

Menurutnya, masyarakat Desa Bumi Harapaan meminta agar lahan yang dimiliki warga dapat dibebaskan dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan atau dibayar sesuai dengan harga yang wajar.

Ditempat yang berbeda Kepala Desa Bumi Harapan Kastiyar mengatakan bahwa Kawasan inti pusat pemerintahan tersebut sebelumnya sudah diusulkan dalam pemasangan patok.

Pihaknya pun telah berdiskusi dengan Badan Pertanahan Nasional dan sudah bermusyawarah dengan tokoh masyarakat yang lahannya berdampak KIPP.

“Masyarakat Desa Bumi Harapan sudah menyambut gembira, harapan mereka kegembiraan itu dirasakan seterusnya, jangan sampai kegembiraan mereka hilang karena lahan mereka masuk KIPP, harapan warga penambahan wilayah KIPP masuk lah ke kawasan PT.IHM kawasan tersebut masih wilayah Desa Bumi Harapan, bukannya masuk kawasan penduduk,” Tutupnya. (Er/Ba/NK2)