HEADLINE

Pembangunan Jembatan Mangrove Tahap II Juga Harus Bangun Fasilitas Umum

Jembatan Mangrove di Kelurahan Kampung Baru, PPU

PENAJAM(NK)- Rencana kelanjutan pembangunan jembatan mangrove tahap ke II di Kelurahan Kampung Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang diperkirakan akan menelan anggaran sekitar 3 Miliar mendapat dukungan dari Assisten II Setkab PPU Ahmad Usman, meski dirinya belum mendapat laporan secara resmi dari SKPD yang menangani langsung, yakni Dinas Kebudayaan dan Pasriwisata (Disbudpar) PPU. Hal tersebut diutarakannya saat ditemui Newskaltim.com di Kantor Bupati PPU. Kamis, (12/1/2016).

Usman mengatakan, wisata jembatan mangrove tersebut harus dilanjuti, karena jembatan mangrove tersebut merupakan objek wisata baru yang ada di PPU dan mendapat respon positif dari masyarakat, serta sejak adanya jemabatan mangrove itu, jembatan tersebut sangat diminati masyarakat, terlihat dari banyaknya warga yang berkunjung ke lokasi wisata tersebut hampir tiap harinya.

“Tujuan dibuatnya jembatan mangrove itu kan untuk mnjadi opsi wisata masyarakat untuk berlibur dan berekreasi, baik dengan teman atau keluarga,”ujarnya.

Dijelaskan Usman, terkait rencana lanjutan pembangunan jembatan mangrove tersebut, dirinya berharap, selain melanjutkan pembngunan jembatan juga dibangun fasilitas umum seperti tempat parker, toilet umum, tempat sampah dan menambah gazebo. Dirinya juga menyarankan Disbudpar agar melaksanakan pembangunan jembatan mangrove tersebut sesuai perencanaan yang ada.

Kedepan, kita juga akan melakukan pembebasan lahan untuk membangun fasilitas seperti tempat parker dan WC umum,”katanya.

Dirinya juga mengimbau agar masyarakat dapat menjaga bersama objek wisata yang dimiliki PPU tersebut dengan tidak merusak dan mencoret-coret jembatan mangrove, serta tidak membuang sampah sembarangan.

“Sebenarnya pengawasan paling efektif jika ada petugas yang ditugaskan disana,”pungkasnya.(kanda/red)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Popular

To Top