Petani Sarang Burung Walet PPU Keluhkan Merosotnya Harga

PENAJAM (NK) – Menurunnya harga jual beli sarang walet kini menjadi keluhan dari beberapa pemilik gedung atau petani dan pengepul sarang walet di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Hal ini dikatakan, seorang pengepul sarang burung walet di Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam, Hairul Abidin, kepada newskaltim.com menuturkan, penurunan harga jual beli sarang walet yang cukup signifikan tersebut menjadi keluhan utama orang-orang yang berusaha dalam bidang sarang burung walet itu.

Namun, lanjut pria yang melakukan usaha jual beli sarang walet yang beralamat di Gang Tomat RT. 014 Kelurahan Petung Kecamatan Penajam menyatakan, sebenarnya naik atau baik turunnya harga jual beli komoditas itu sudah biasa terjadi.

“Tetapi disaat pandemic Covid – 19 yang sudah berjalan satu tahun lebih, dirasa kurang tepat pada saat-saat ini harga jual beli sarang walet mengalami penurunan,” sebut pria kerap dipanggil Irul ini.

Ditambahnya, keberadaan peraturan pemerintah melalui Surat Edaran Gubernur Kaltim Nomor : 1 Tahun 2021 ditetapkan tanggal 4 Februai 2021 di Samarinda tentang Pengendalian, Pencegahan dan Penanganan Wabah Pandemi Covid – 19 di Provinsi Kalimantan Timur menyebabkan terhambatnya proses jual beli sarang burung walet antara daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres PPU AKBP Hendri Hermawan melalui Kanit II Sat Intelkam Polres PPU, Ipda Hartono menghimbau, kepada Irul dan petani atau pengepul sarang burung walet di PPU agar tetap bersabar dan dapat membantu Pemerintah Daerah dalam penanganan Wabah Covid-19.

“Kami juga mengingatkan agar selalu patuh terhadap Protokol Kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah,” pungkasnya. (NK)