Polres Terus Buru Terduga Pelaku Pembawa Lari Truk Dari Tanah Bumbu

Kapolres PPU, AKBP Teddy Ristiawan

PENAJAM(NK)- Kapolres Penajam Paser Utara (PPU) AKBP Teddy Ristiawan menanggapi serius terkait adanya lima orang warga dari Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan (Kalsel) yang diantaranya satu orang atas nama Supardi (45) yang merupakan seorang tahanan dari empat orang tersebut dikarenakan diduga menjadi pelaku atas kasus melarikan mobil truk milik salah satu dari empat orang tersebut dan diduga dijual di sekitar Kecamatan Sepaku PPU. Selasa, (10/1/2016).

Teddy menjelaskan, dirinya telah berkoordinasi dengan polres Tanah Bumbu terkait kebenaran laporan adanya kasus kehilangan mobil truk dan polres Tanah Bumbu membenarkan adanya laporan masuk sekitar tanggal 17 November 2016  sehingga ditelusuri dan akhirnya terduga pelaku pembawa lari mobil truk tersebut didapat. Lanjut Teddy, setelah itu, empat orang tersebut membawa terduga pelaku itu ke PPU untuk mencari barang bukti. Sesampainya di Kelurahan Lawe-lawe PPU, keempat orang tersebut mampir makan  dan meninggalkan Supardi sendiri didalam mobil sehingga selang beberapa saat Supardi melarikan diri dari mobil tersebut.

Jadi kronologisnya, saat sampai di lawe-lawe, empat orang itu mampir makan dan meninggalkan tersangka didalam mobil seorang diri. Tidak lama kemudian si terduga tersangka itu kabur dan hilang. Hingga saat ini belum didapat,”ujarnya saat ditemui diruangannya.

Teddy mengatakan, kasus tersebut saat ini ditangani Polres PPU untuk membantu melakukan pencarian terhadap terduga tersangka yakni Supardi.Namun diakui Teddy, pihaknya juga tidak dapat menggali informasi semaksimal mungkin, karena pihaknya belum bisa mengungkap pidana apa yang dilakukan terduga tersangka tersebut dikarenakan terduga tersangka itu sendiri hingga saat ini belum ditemukan.

“Setelah empat orang itu mendapati Supardi, empat orang itu tidak melakukan koordinasi ke Polres Tanah Bumbu dengan alasan agar cepat selesai sehingga mereka menanganinya sendiri,”katanya.

Teddy juga menegaskan bahwa empat orang tersebut bukan merupakan anggota kepolisian seperti isu yang beredar. Terkait adanya borgol yang digunakan kepada Supardi, diterangkannnya borgol tersebut milik salah satu dari empat orang tersebut yang merupakan mantan Security.

“Dari empat orang itu, tidak ada satu pun yang anggota polisi, namun kenapa mereka punya borgol? Karena salah satu dari mereka ada yang mantan security.

Ditambahkannya, keempat orang tersebut rencananya akan dikembalikan ke daerahnya karena pihaknya belum dapat memastikan dugaan pidana yang dilakukannya dan juga sudah berada di Polres PPU selama satu kali 24 jam. Namun, hingga saat ini Polres PPU dibantu warga terus melakukan pencarian terhadap terduga tersangka kasus pembawa lari mobil truk tersebut.

“Sampai saat ini kita masih melakukan pencarian, terakhir anggota laporan melakukan pencarian tadi malam hingga jam satu dinihari,”pungkasnya.(kanda/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.