Rekor Muri Macapat 96 jam disabet Kejari Batu

BATU (NK) – Tepat pukul 16.50 WIB (17 Desember 2022), diiringi lantunan tembang macapat Dandang gulo yang dilantunkan panitia mulai Kepala Kejaksaan Negeri Batu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Kepala BNN Kota Batu, Anggota DPRD Kota Batu, Camat Bumiaji, Muspika dan Pegiat Macapat Kota Batu serta Undangan, mengakhiri capaian 96 jam non stop nembang macapat, selama 3 hari sejak Selasa – Sabtu ( 13-17 /12/2022), diikuti 387 peserta.

Nembang Macapat gelaran Kejaksaan Negeri Batu akhirnya berhasil pecahkan Rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) dan Rekor dunia selama 96 jam non stop, di gedung rakyat Desa Pandanrejo Kecamatan Bumiaji Batu, Sabtu ( 17/12/2022).

Representatif MURI, Sri Widayati membacakan keputusan Museum Rekor Indonesia (MURI) bahwa Nembang Macapat Kejaksaan Negeri Batu menumbangkan rekor MURI dan rekor Dunia dengan nomor registrasi 10.757 dengan durasi 96 Jam non stop.

Rekor MURI sebelumnya diraih tembang Macapat oleh UNS (Universitas Negeri Surakarta) Solo selama 50 jam pada 2010 dan tembang Macapat Pemkab Bantul selama 72 jam pada Oktober 2018.

“Luar biasa kali ini Kejaksaan Negeri Kota Batu yang berkolaborasi dengan Pemkot Batu, Assosiasi Petinggi dan Lurah (APEL) kota Batu dan Pegiat Macapat mampu menumbangkan rekor sebelumnya yang dicapai UNS dan Pemkab Bantul, tembang Macapat Batu selama 96 jam nonstop,” ungkap Sri Widayati.

“Keberhasilan nembang macapat kota Batu patut dilestarikan, karena ini adalah kearifan lokal, budaya asli milik Indonesia yang tentunya tidak ada di negara lain. Hanya di Indonesia digelar,” pungkasnya.

Sri Widayati menyebutkan capaian Rekor MURI kali ini merupakan yang ke-7 bagi kota Batu. Sebelumnya pernah diraih dalam pembuatan logo kota Batu terbesar dari rangkaian jenang apel, 22 Mei 2009, Pagelaran Seni Bantengan dengan peserta terbanyak 1.698 peserta pada 26 Maret 2014, Pembagian Juice Wortel Organik terbanyak 130 Juice pada Oktober 2014; Talk Show TV Pertama yang diselenggarakan di Stadion Batu, Oktober 2015; Pemeriksaan Karies Gigi pada siswa terbanyak, 29 Oktober 2016 dan Replika Dinosaurus terbesar dari rangkaian Tempe, April 2019. Rekor ke-7, dipecahkan 17 Desember 2022 dengan Nembang Macapat terlama 96 Jam Nonstop.

Kepala Kejaksaan Negeri Batu Agus Rujito SH.MH menyebutkan gelaran nembang Macapat 96 Jam Nonstop , merupakan rangkaian Hari Anti Korupsi sedunia (Hakordia) tahun 2022. Disamping itu Kejaksaan Negeri Batu yang punya program praja satu (program jaksa sahabat Kota Batu) yakni Jaksa Peduli Seni dan Budaya yang berkolaborasi dengan Pemkot Batu yakni Dinas Pariwisata Kota Batu, Dinas Pendidikan Kota Batu dan Asosiasi Kepala Desa dan Lurah Kota Batu serta Penggiat Macopat Kota Batu telah berhasil memecahkan Rekor MURI Nembang Macopat yang berdurasi 96 Jam Nonstop.

“Macopat juga merupakan salah satu cara untuk memperkenalkan hukum melalui seni Budaya Macopat dan melalui Macopat juga diharapkan masyarakat dapat mengenali hukum dan menjauhi hukuman,“ tegas Agus Rujito sekaligus menutup kegiatan nembang Macapat yang sudah berlangsung 3 hari sejak Selasa lalu.

Disebutkan, Kejaksaan Negeri Batu mang apresiatif terhadap upaya melestarikan dan mengembangkan seni budaya tradisional yang adiluhung khususnya tembang macapat. Dan hal tersebut juga merupakan bentuk Kejari Batu memiliki perhatian yang sangat tinggi terhadap nilai-nilai budaya leluhur dan sekaligus agar ke depan ada generasi muda yang masih dan mampu meneruskan kelestarian budaya macopat.

“Saya harapkan generasi muda, termasuk pelajar melestarikan warisan budaya. Salah satunya seni tembang macopat agar tak luntur karena mengandung nilai-nilai luhur di setiap bait tembang macopat,“ Lanjutnya.

Pada kesempatan itu pula, Kajari Batu mengucapkan Terima Kasih yang sebesar-besarnya kepada para Peserta yang berjumlah 387 peserta yang terdiri dari : 28 Siswa SD, 12 Siswa SMP, 4 Siswa SMA, serta 14 Komunitas Penggiat dan para pihak yang telah turut membantu dalam usaha pemecahan Rekor MURI Nembang Mocopat yang berdurasi 96 Jam Nonstop.(Bs/NK)