Tingkatkan SDM Dalam Pengembangan Pendidikan Perguruan Tinggi, Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) Jalin Kerja Sama Dengan Pemkab PPU

PENAJAM (NK) – Usai berkunjung yang kedua kalinya ke Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dalam silaturahmi terkait rencana pengembangan pendidikan bersama pemerintah daerah Kabupaten PPU, Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (Pemkab PPU), yang berlangsung di Gedung Pusat Pembelajaran Arntz-Geise (PPAG) UNPAR, Rabu (13/7) kemarin.

MoU bersama Pemda PPU ini dalam rangka pengembangan pendidikan universitas serta peningkatan sumber daya manusia (SDM) seiring pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) di Penajam Paser Utara.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor UNPAR Mangadar Situmorang bersama Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Penajam Paser Utara Hamdam.

Turut hadir dalam penandatangan MoU Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) PPU Tohar, Kepala Bagian Pembangunan Nico Herlambang, Wakil Rektor Bidang Akademik UNPAR, serta jajaran dosen dan pengurus UNPAR.

Hamdam mengungkapkan penandatanganan MoU ini oleh jajaran UNPAR merupakan suatu kesempatan yang dapat disambut dengan baik dalam mendukung program pemerintah daerah terkait peningkatan dan pemenuhan SDM khususnya dibidang pendidikan universitas yang ada di PPU.

“Sudah menjadi tugas pemerintah untuk merespons tuntutan terkait peningkatan pengembangan SDM di PPU, apabila UNPAR hadir di PPU tentu ini sejalan dalam program pemerintah daerah serta mitra strategis pengembangan layanan pendidikan di Kabupaten PPU” ucapnya.

Ia menjelaskan terdapat sejumlah informasi dalam ruang lingkup kesepakatan bersama antara UNPAR dan Pemkab PPU, diantaranya meliputi pengembangan bidang pendidikan untuk peningkatan kualitas SDM PPU melalui kegiatan pelatihan, diseminasi teknologi dan sebagainya.

Selain dalam bidang pendidikan nantinya juga dapat dilakukan penelitian terkait aspek-aspek pembangunan daerah PPU, termasuk memberikan bantuan teknis bagi PPU sesuai dengan keahlian UNPAR, hingga memberi masukan dalam bidang teknis, legal, ataupun ekonomi bagi rencana pengembangan oleh pemerintah daerah di PPU.

“Bagi saya sesuatu yang patut dibanggakan kalau UNPAR ingin mendirikan kampus di PPU. Apalagi UNPAR memiliki track record yang sangat baik. Kami sangat berharap makin banyak kampus berkualitas yang berdiri di PPU,”harapnya.

Hamdan juga menyampaikan pemerintah daerah akan memberikan dukungan penuh supaya UNPAR bisa segera berdiri di PPU seperti halnya yang akan dilakukan oleh sejumlah universitas lainnya yang lebih dahulu memulai MoU dengan pemerintah daerah.

Sementara itu Rektor UNPAR Mangadar Situmorang, mengungkapkan bahwa kerja sama dengan Pemkab PPU sejalan dengan semangat UNPAR agar terus maju dan berkembang. Baik dalam hal diversifikasi program studi yang UNPAR miliki maupun proses untuk membuka program studi lain.

Lanjut, ia juga mengatakan UNPAR akan terus bergerak dengan semangat pengembangan pendidikan. Bahkan tidak dapat dipungkiri bahwa peluang pengembangan dalam ranah pendidikan akan semakin terbuka dengan kolaborasi berbagai pihak, baik dari dunia industri maupun pemerintah seperti halnya dalam MoU hari ini.

“Ini menjadi semangat kami ketika ada banyak pihak yang bisa menjadi mitra kerja sama UNPAR dalam mengemban tugas menyelenggarakan pendidikan tinggi, menghasilkan lulusan yang tidak saja kompeten, tetapi juga punya daya saing baik secara nasional maupun internasional,” tuturnya

Mangadar juga mengungkapkan, UNPAR menyambut baik inisiatif kolaborasi yang akan dikerjakan bersama ke depannya dengan Pemkab PPU. Penandatangan MoU ini diharapkan menjadi langkah awal yang membuka banyak kerja sama konkret dan dapat berjalan sesuai kemampuan yang dimiliki UNPAR dan kebutuhan Pemkab PPU.

“UNPAR mendukung sepenuhnya MoU ini yang kita lakukan ke depan dalam upaya pengembangan pendidikan ini, serta semoga dapat ditingkatkan dalam bentuk kajian dan perencanaan yang tertuang dalam perjanjian kerja sama guna mendukung kemajuan yang tidak saja bagi UNPAR tapi juga bagi Kabupaten PPU,” tutupnya. (Humas/Advertorial/NK2)