HEADLINE

Bupati PPU Kembali Meraih Penghargaan Adipura Buana 2017


Bupati PPU Yusran Aspar saat menerima penghargaan


PENAJAM(NK) – Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Drs. H. Yusran Aspar M.SI kembali meraih pengahragaan dalam bidang lingkungan hidup dengan di raihnya penghargaan adipura buana yang diterima langsung melalui mentri lingkungan hidup dan kehutanan Dr. Ir. Siti Nurbayah Bakar, M.Sc yang berlangsung di Auditorium Manggala Wanabakti kementrian lingkungan hidup dan kehutanan, senayan Jakarta (3/8)

Yusran Aspar usai menerima pengahragaan secara langsung bersama dengan 150 Kabupaten/Kota se Indonesia ini menyatakan rasa syukur.

“Alhamdulilah karena kembali menerima penghargaan Adipura Buana katagori kota kecil untuk yang kesekian kalinya dan merupakan suatu keberhasilan bersama untuk masyarkaat PPU,”ucapnya.

Keberhasilan dan prestasi ini merupakan capaian bersama dengan seluruh masyarakat PPU dan semua elemen termasuk jajara lingkingkungan hidup PPU serta para teknis lapangan yang dibawahi oleh pasukan kuning dan pasukan hijau yang dalam keseharian sudah melaksakan tugas dengan baik serta bersama-sama menjaga lingkungan tempat tinggal dan sekitar.

Prestasi yang ditorehkan dan diberikan kepada daerah ini bukanlah yang utama tetapi merupakan bagian nilai lebih dari cara menjaga lingkungan agar tetap bersih, nyaman dan sehat karena ini merupakan kebutuhan yang utama dan harus dilakukan secara bersama-sama.

Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat kab PPU untuk tetap peduli terhadap lingkungan sekitar terlebih menjaga keberlangsungan hidup yang ada dengan menggiatkan pola hidup bersih sehat dan nyaman agar lingkungan tetap terjaga dengan baik seperti yang sudah ada saat ini.

“Termasuk dengan tetap mempertahankan prestasi daerah dalam bidang lingkungan hidup untuk kesekian kalinya baik ditahun 2017 dan ditahun sebelumnya, Ini suatu kebanggan untuk masyarakat dan daerah karena PPU merupakan satu-satunya kabupaten di Kaltim yang menerima prestasi adipura buana 2017 bersama dengan 150 Kabupaten/Kota lainnya di Indonesia,”pungkasnya.(humas/nk/red)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Popular

To Top