Dua Tambahan Positif COVID-19 di PPU dan Satu Pasien Sembuh

PENAJAM (NK)  – Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dr. Arnold Wayong mengatakan, PPU mendapat dua tambahan kasus konfirmasi positif COVID-19 dan satu pasien konfirmasi dinyatakan sembuh.

“Ada dua kasus tambahan konfirmasi positif dan satu kasus sembuh, sehingga jumlah kasus konfirmasi di PPU hingga kini total mencapai 76 kasus pasien konfirmasi berdasarkan hasil uji sampel swab,” ujar Arnold kepada newskaltim.com, Rabu (3/9/2020) di Penajam.

Dibeberkannya, dua kasus konfirmasi tersebut, yakni PPU 75 dan PPU 76 keduanya berjenis kelamin perempuan. Berdomisli di Kecamatan Sepaku serta Kecamatan Babulu. Keduanya saat ini telah menjalani perawatan di ruang isolasi rumah sakit.

Arnold menjelaskan lebih lanjut, “PPU 75 merupakan seorang perempuan berusia 51 tahun dan tinggal di Desa Telemow, Kecamatan Sepaku. Kemungkinan terpapar karena kontak erat dengan PPU 72 yang merupakan suaminya,” ungkap Arnold juga kepala Dinkes PPU ini.

Sementara itu, tambahnya, PPU 76 adalah perempuan usia 69 tahun tinggal di Desa Gunung Mulia, Kecamatan Babulu. Ia dinyatakan terpapar ketika melakukan swab dengan hasil positif. Pihaknya baru mengetahui hasil pemeriksaan tersebut pada Selasa (2/9/2020) kemarin, berdasarkan informasi resmi dari Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim. Setelah mendapatkan informasi tersebut, maka pihaknya melakukan tracing untuk mengetahui warga yang kontak erat dengan PPU 76.

“Sedangkan untuk satu pasien kasus konfirmasi positif yang dinyatakan sembuh yakni, PPU 50 seorang laki-laki (33) warga Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam. Selama ini menjalani isolasi karantina mandiri di rumah,” kata Arnold.

Ia menambahkan, pasien ini dinyatakan sembuh setelah menjalani beberapa kali pemeriksaan swab. Hasilnya negatif COVID-19.

Saat ini jumlah kasus konfirmasi positif COVID-19 total di PPU sebanyak 76 kasus dengan perincian 37 diantaranya masih dalam perawatan, dan 35 pasien dinyatakan sembuh. Sementara empat pasien positif meninggal.

“Sementara itu untuk kasus suspek di PPU saat ini total sebanyak 813 pasien dengan perincian 195 pasien diantaranya melakukan isolasi mandiri, dan 618 jalani perawatan di RSUD. Tujuh orang meninggal dengan komorbid tapi hasil swab negatif,” ungkap Arnold.

Sedangkan kasus keseluruhan probable, jelasnya, sejumlah 187 kasus. Sementara untuk kasus discarded atau sembuh berjumlah 346 kasus.

“Pada kesempatan ini, kami mengimbau masyarakat untuk tetap patuh protokol kesehatan, selalu menggunakan masker, menjaga jarak aman, sering cuci tangan menggunakan sabun. Beretika ketika batuk dan bersin, tidak melakukan kegiatan yang mengumpulkan atau menghadirkan banyak orang dan membatasi aktivitas, agar penyebaran COVID-19 di PPU dapat kita cegah,” pungkasnya. (nav/nk)