Hujan Turun, Sejumlah Titik di Balikpapan Tergenang Air

Anggaran Tidak Prioritas Dialihkan Tangani Banjir

BALIKPAPAN(NK) – Tingginya curah hujan, beberapa hari terakhir membuat kota Balikpapan kembali  tergenang air dibeberapa titik.  Dari data Dinas Pekerjaan Umum (DPU) terdapat sekisar 50 titik rawan banjir, yang membutuhkan anggaran tinggi.

Untuk tahun anggaran 2017 ini,  penanggulangan banjir tidak mendapatkan alokasi dana, namun menunggu mata anggaran tahun berikutnya. Dan guna mengantisipasi adanya banjir dadakan yang kerap terjadi, Pemerintah Kota Balikpapan gencar melakukan normalisasi dan pelebaran saluran drainase.

Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud menjelaskan, armada  DPU sudah beberapa minggu terakhir melakukan normalisasi sedimentasi atau endapan lumpur dan tanah dari saluran drainase.

Ada beberapa titik yang menjadi langganan banjir, sampai saat ini masih dilakukan pengerukan. Selain lumpur, juga sampah yang menumpuk di parit akibatkan banjir di Balikpapan,”terang Wawali.

Upaya ini, lanjtnya, merupakan jangka pendek penanggulangan banjir. Anggaran yang dikeluarkan pun tergolong kecil. “Kami menggunakan armada PU, yah anggarannya kecil masih sebatas biaya operasional berupa belanja BBM dan honor. Sebagai Wawali, Saya menjalankan fungsi pengawasan yang diperintahkan Walikota. Makanya sering turun melihat kinerja mereka,” tegasnya.

Sementara untuk penanggulangan banjir jangka panjang, Rahmad Mas’ud  menyatakan akan berkoodinasi dengan pihak pihak terkait khususnya soal alokasi anggaran. “Beberapa alokasi dana yang tidak urgen dan penting di beberapa SKPD akan dialihkan maksimal menanggulangi banjir. Mengingat masalah banjir membutuhkan alokasi dana yang tidak sedikit. Seperti pembebasan lahan, revitalisasi sungai dan program lainnya,”pungkasnya.(Ros16)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.