Jelang Penetapan UMK PPU Tahun 2021, Apindo Berharap Ada Kenaikan

PENAJAM (NK) – Jelang Penetapan Harga Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2022, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) PPU,  pekerja dan karyawan berharap ada kenaikan upah. 

Ketua Apindo Kabupaten PPU, Saiful Rahman, kepada media ini, Kamis (14/10/2021) di Penajam, menjelaskan terkait penetapan UMK diperoleh dari pertumbuhan perekonomian di PPU. 

Untuk diketahui, tambahnya, sebelumnya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU telah mengundang Dewan Pengupah Kabupaten terdiri dari Apindo serta  Badan Pusat Statistik (BPS) PPU guna melakukan rapat koordinasi terkait rumusan penghitungan UMK tahun ini.  

“Kami juga berharap adanya kenaikan UMK agar seluruh pekerja dan karyawan di PPU ini  bisa sejahtera, apalagi dalam keadaan Covid-19, minimal UMK itu tetap jangan sampai turun,” imbuhnya.

Sementara itu, pada saat pertemuan antara Apindo dengan Polres PPU, Kapolres PPU, AKBP Hendrik Hermawan melalui Kasat Intelkam Polres PPU, AKP Juwadi yang diwakilkan oleh Kanit 2 Sat Intelkam Polres PPU, Ipda Hartono menyerahkan masker dan hand sanitizer secara simbolis kepada Saiful Rahman.

“Kami menghimbau kepada Saiful Rahman selaku Ketua Apindo Kabupaten PPU agar bersinergitas dalam memutus penyebaran Covid-19 dan memelihara situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten PPU, di sela-sela membahas UMK tahun 2021 dalam perannya sebagai Dewan Pengupahan Kabupaten,” pungkas Hartono (*/nk)