Kapolda Masuk Bursa, 10 Cawagub Golkar Bakal Kecewa

 

Ketua Dewan Pemenangan Pemilu Golkar Wilayah Kalimantan Sofyan Hasdam


BALIKPAPAN(NK) – mempertanyakan soal keberadaan calon lain di luar 10 pendaftar Cawagub pendamping Rita Widyasari.  Hal ini dikarenakan kuatnya desus masuknya nama Kapolda Kaltim yang akan mendampingi Rita Widyasari sebagai Wagub pada pilkada 2018 mendatang. Hal ini diungkapkan Sofyan Hasdam usai memberi materi pada Musyawarah  Korwil II partai PAN di Hotel Cokro Balikpapan (7/9)

Acara ini juga diselingi penyampaian Visi Misi Rita Widyasari sebagai Calon Gubernur dari Partai Golkar.

Saya terlanjur mendaftar sebagai calon pendamping Rita Widyasari, dan rutin melakukan sosialisasi kemana-mana. Ini proses politik sebagaimana dibuat oleh Partai.  Jadi Saya hadir di Korwil II PAN di Balikpapan ini. Artinya saya mengikuti semua aturan yang dibuat oleh partai Golkar,”ujar Sofyan.

Saat dtanyakan soal kuatnya kabar Kapolda Kaltim untuk mendampingi Ketua DPD 1Partai Golkar Kaltim, Sofyan menjelaskan, “Kan diketahui ada 10 Cawagub mendaftar ke DPD Golkar untuk mendampingi Bu Rita di Pilgub 2018. Mereka dibuatkan aturan oleh DPD 1, untuk mensosialisasikan diri ke 10 kabupaten kota dan mereka sudah lakukan itu. Dan saya sampai hari ini,  masih tetap melakukan sosialisasi. Seharusnya DPD 1 Golkar menyelesaikan masalah ini dulu,  melanjutkan ke tahap berikutnya yakmi memilih 3 sampai 5 Cagub untuk dikirim ke Tim Pemenangan Polkada (TPP) DPP Golkar.  Itu berdasarkan juklat 06 tahun 2016.

“Kalaupun ada nama yang dianggap mumpuni,  maka DPP bisa keluarkan “diskresi” untuk disertakan dalam daftar hasil seleksi oleh DPD 1 untuk dikirim ke TPP DPP.. DPP secara aturan,  bisa mensertakan nama hasil seleksi ke DPD 1 sebelum dikirim ke DPP.  Jadi jangan seperti sekarang.  Belum tuntas DPD 1 dengan 10 peserta konvensi, eh muncul nama lain,”ungkapnya.

Menurut mantan Walikota Bontang ini, selayaknya DPD I Golkar Kaltim kembali pada aturan, yakni juklak 06 tahun 2016.

“Kan kasihan 10 Cawagub ini, berapa bulan sosialisasi ke 10 kabupaten kota.  Sudah buang waktu,  tenaga dan juga biaya yang tidak sedikit,  tapi sifatnya digantung oleh DPD 1 Golkar Kaltim.  Kan bisa kecewa mereka. Harapan Saya, selesaikan dulu seleksi 10 Cagub ini, dan kembalikan pada juklak 06 tahun 2016,”pungkasnya.(Ros16)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.