Keberadaan PKK Harus Menjadi Roda Penggerak Keluarga Sehat dan Tanggap Bencana

PENAJAM (NK) – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam hadiri rangkaian giat Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) TP PKK yang dilaksanakan di Kabupaten PPU sejak 14-16 September 2022 yang berlangsung di Aula Kantor Setkab PPU hingga kegiatan lapangan yang dilaksanakan di Titik Nol IKN Nusantara.

Hadir langsung dalam kegiatan RAKORNAS TP PKK di kawasan Titik Nol IKN, Sekretaris Umum Tim Penggerak PKK, Nani Suhajar Diantoro, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten PPU Satriyani Sirajuddin Hamdam serta seluruh peserta yang terdiri Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi se-Indonesia atau yang mewakili dalam Pokja IV Tim Penggerak PKK seluruh Indonesia di Ibu Kota Negara Nusantara, Kabupaten Penajam Paser Utara. Kamis (15/09/2022).

Hamdam dalam sambutan rangkaian Rakonas TP PKK mengucapkan terimakasih dan selamat datang kepada Sekretaris Umum Tim Penggerak PKK, Ibu Nani Suhajar Diantoro beserta seluruh jajaran TP PKK Pusat, serta para perwakilan peserta dari berbagai Provinsi di Indonesia dalam Rakornas yang telah dilaksanakan di Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Rakornas TP PKK di Kabupaten PPU ini tentu menjadi suatu kebanggaan dan kehormatan bagi kami, khususnya kebanggaan dan kehormatan bagi masyarakat PPU, karena telah dijadikan sebagai tempat dilaksanakannya Rakornas Pokja IV. Semoga melalui kegiatan Rakornas ini, lahir kebijakan-kebijakan dan program kerja PKK yang mendukung Program Kabinet Indonesia Maju, khususnya dalam rangka membangun komitmen dan pemahaman bersama mewujudkan gerakan keluarga sehat tanggap dan tangguh bencana.” Ucapnya.

Menurutnya, pelaksanaan Rakornas PKK Pokja IV ini juga dipandang sangat tepat dan menjadi momentum yang sangat strategis bagi seluruh Tim Penggerak PKK baik di tingkat Pusat, Provinsi maupun Kabupaten/ Kota, untuk memainkan perannya dengan terus aktif dalam memajukan kesejahteraan masyarakat di daerah, dengan cara memberdayakan dan meningkatkan keterampilan masyarakat melalui program-program pokok PKK.

Hal ini dilandasi karena PKK sebagai gerakan pembinaan keluarga dan perlu dilaksanakan disemua lini kehidupan, termasuk memberikan dampak yang sangat berarti terhadap perubahan pola hidup dan perilaku menuju hidup sejahtera. Pada kaitan itulah, Hamdam mengajak seluruh Tim Penggerak PKK pada semua tingkatan untuk mampu mengelola segenap potensi dan sumber daya yang ada dan mampu menempatkan dirinya sebagai mitra Pemerintah dan lembaga lainnya dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera.

Lebih lanjut, Ia juga menjelaskan seperti yang kita ketahui, bahwa tahun 2045 diproyeksikan Indonesia akan mengalami bonus demografi, dimana digadang-gadang akan tercipta Generasi Emas sebagai hadiah atas peringatan 100 tahun kemerdekaan. Karakter Generasi Emas pun tidak main-main, selain memiliki produktivitas tinggi dengan performa unggul dalam kemajuan perekonomian, generasi ini harus memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, mampu memahami dan menjaga empat pilar, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI, serta sehat jiwa dan raga.

“Tentunya ini memiliki korelasi yang erat dengan nafas Gerakan PKK, yang berupaya memberdayakan dan memajukan keluarga Indonesia melalui sepuluh program Pokok PKK, dan kita ketahui sumber daya manusia yang berkualitas berasal dari keluarga yang berkualitas pula.”

Oleh karenanya, Hamdam menegaskan kiranya diperlukan sinergi yang kuat antara TP PKK dengan para pemangku kepentingan, termasuk kalangan pemerintahan, dan berbagai unsur pendukung lainnya agar dapat mendorong percepatan penyelesaian permasalahan yang ada di masing-masing daerah. Tidak hanya semata-mata untuk menciptakan Generasi Emas 2045, namun lebih luas lagi adalah untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. Tutupnya (Humas/Advertorial/NK2)