Pemprov Kaltim dan Kabupaten PPU Salurkan 36 Ton Beras CPPD

PENAJAM- Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud (AGM) menyambut kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor dalam penyerahan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) yang akan disalurkan Ke Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar), di Gedung Bulog Desa Labangka Barat Kecamatan Babulu. Rabu (27/1/2020)

Sebelum melepas keberangkatan bantuan tersebut Gubernur Kaltim Isran Noor mengucapkan, Pemerintah Provinsi Kaltim bersama Pemerintah Kabupaten/Kota akan terus memberikan serta menyalurkan bantuan kemanusian bagi daerah yang tekena musibah bencana. Seperti saat ini musibah banjir di Provinsi Kalsel dan gempa bumi di Provinsi Sulbar.

Lanjut Isran, bantuan yang akan disalurkan sebanyak 36 ton beras terdiri dari CPPD Provinsi Kaltim sebanyak 20 ton beras senilai 210 juta rupiah untuk pasca banjir di Provinsi Kalsel dan ditambah dengan CPPD Kabupaten PPU sebanyak 16 ton senilai 168 juta rupiah untuk korban gempa bumi di wilayah Sulbar sehingga total bantuan kemanusian berupa beras senilai 378 juta rupiah.

“Kita telah menyalurkan bantuan ke Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat. Dan Kaltim akan terus bergerak dan membantu saudara kita yang ada di Kota Manado Sulawesi Utara yang saat ini mengalami musibah longsor, ” ujar Isran.

Isran pun menjelaskan selain berupa bantuan pangan, Pemprov Kaltim akan segera mengirim para tenaga medis, khususnya dokter berbagai spesialis untuk membantu masyarakat pasca menjalani operasi bedah bagi masyarakat korban terdampak bencana alam.

“Semoga bantuan yang kita berikan dalam bentuk apapun, dapat bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Ini bentuk rasa empati dan kemanusiaan kita sebagai warga Kaltim kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah bencana alam, ” jelasnya.

Terlepas dari bantuan cadangan pangan, Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kaltim Siti Fariyah Yana akan menyalurkan bantuan sarana pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) sebanyak 380 liter dan 150 kg pestisida kimia untuk OPT tikus, wereng batang coklat, dan wereng punggung putih bagi kelompok tani di empat kecamatan Kabupaten PPU.

“Bantuan yang disalurkan menggunakan anggaran APBN tahun 2020 senilai 75 juta rupiah, sebab Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura setiap tahun mendapat cadangan pestisida bagi petani, “tutupnya. (*/NK2)